Akurat

Polisi Akan Periksa Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Beruntun di KM 92 Tol Cipularang

Dwana Muhfaqdilla | 12 November 2024, 13:45 WIB
Polisi Akan Periksa Sopir Truk Penyebab Kecelakaan Beruntun di KM 92 Tol Cipularang

AKURAT.CO Polisi akan memeriksa sopir truk rem blong berinisial R (43), yang menjadi penyebab kecelakaan beruntun di KM 92 Ruas Tol Cipularang arah Jakarta pada Senin (11/11/2024).

"Hari ini rencana memang akan dilakukan pemeriksaan si sopir, si sopir sih sejak kejadian semalam memang di rumah sakit. Namun tetap dilakukan penjagaan, pengawasan oleh petugas kepolisian Polres Purwakarta," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Jules Abraham Abast, kepada wartawan, Selasa (12/11/2024)

Meski begitu, pihak kepolisian masih melihat perkembangan tim medis kesehatan yang menangani sang sopir di RS Abdul Rozak, Purwakarta, sebelum akhirnya memutuskan untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga: Polisi Olah TKP Lokasi KM 92 Tol Cipularang Pasca Kecelakaan Beruntun

"Artinya bisa mungkin berobat jalan dan sebagai berikut, kita akan lakukan permintaan keterangan, paling tidak mengetahui kejadian seperti apa, informasi yang bisa kita dapatkan, kita gali dari pengemudi," ungkap dia.

Selain itu, dia menjelaskan kondisi sopir hanya mengalami luka ringan. Hanya saja, dia tak bisa memastikan sejauh mana lukanya.

"Cuman sejauh mana lukanya kan yang paling tahu adalah dokter yang menangani. Kita tentu harus berkoordinasi dengan pihak RS apakah kondisinya saat ini sudah sehat, sudah bisa dilakukan pemeriksaan gitu," tukas dia.

Sebelumnya, polisi mengamankan sopir truk bermuatan berat, yang diduga menjadi penyebab kecelakaan beruntun di KM 92 Ruas Tol Cipularang arah Jakarta.

"Sopir saat ini sudah diamankan, karena mengalami dirawat di RS dan dalam pengawasan Polres Purwakarta," kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Jules Abraham Abast, saat dihubungi wartawan, Senin (11/11/2024).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.