Akurat

KPK Cek Fisik Shelter Tsunami NTB Garapan Waskita Karya

Oktaviani | 8 Agustus 2024, 17:34 WIB
KPK Cek Fisik Shelter Tsunami NTB Garapan Waskita Karya

 

AKURAT.CO Tempat evakuasi sementara atau shelter tsunami di Nusa Tenggara Barat (NTB), garapan PT Waskita Karya (Persero) sedang dilakukan pengecekan fisik oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
 
Menurut Juru bicara KPK, Tessa Mahardhika, tim penyidik berangkat ke NTB bersama dengan auditor dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
 
Jubir berlatar belakang penyidik itu menyebut hal tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah ada penurunan kualitas pada shelter tsunami dengan nilai proyek sebesar Rp20 miliar tersebut.
 
 
"Betul hari ini penyidik dan auditor BPKP melakukan cek fisik di shelter tsunami," kata Tessa kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (8/8/2024).
 
Namun, Tessa belum dapat menyampaikan hasil dari pengecekan. Dia menerangkan pengecekan fisik diperlukan dalam rangka menghitung kerugian negara.
 
"Terkait apakah barang-barang atau materialnya sesuai dengan apa yang dikerjakan, sesuai apa yang ada di kontrak, itu menjadi pertimbangan auditor," kata Tessa.
 
KPK saat ini terus mengusut dan mengembangkan kasus dugaan korupsi shelter tsunami tersebut. Selain itu, proses penghitungan kerugian keuangan negara juga masih dalam proses.
 
 
Dalam kasus ini, KPK telah menjerat dua tersangka yang terdiri dari seorang penyelenggara negara dan seorang lainnya dari BUMN. Meski demikian, KPK belum membeberkan identitas kedua tersangka tersebut. 
 
Sebelumnya, KPK menyebut para tersangka melakukan korupsi membuat shelter yang bertujuan sebagai lokasi evakuasi sementara jika terjadi tsunami menjadi tidak berguna. Proyek tersebut telah menelan anggaran negara sekitar Rp20 miliar.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

O
Reporter
Oktaviani
W
Editor
Wahyu SK