Akurat

Korban Gantung Diri di flyover Cimindi Bandung Sosok Ramah dan Humoris

Dwana Muhfaqdilla | 30 Juni 2024, 19:53 WIB
Korban Gantung Diri di flyover Cimindi Bandung Sosok Ramah dan Humoris
 
AKURAT.CO Polisi mengungkap fakta baru dari kasus pria berinisial DG (24) yang gantung diri di flyover Cimindi, Kota Bandung, Jawa Barat pada Jumat (28/6/2024).
 
Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Abdul Rahman mengatakan, korban yang merupakan seorang guru honorer di salah satu sekolah di Bandung dikenal sebagai sosok yang sangat ramah dan humoris.
 
“Keterangan dari pihak sekolah, orangnya humoris, artinya rame gitulah, artinya friendly banget,” katanya saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (30/6/2024).
 
“Dia juga jadi penghibur disitu, karena dia bisa main musik, punya grup band sambil mengajar, mungkin bersosialisasi dengan siswanya bisa lewat seni atau gimana. Jadi tidak ada cerita dia begini-begini tidak ada,” imbuhnya.
 
 
Rahman menekankan bahwa korban melakukan aktivitas seperti biasa sebelum bunuh diri. Bahkan, tidak ada yang menyangka bahwa korban akan melakukan aksi senekat itu.
 
“Jadi keterangan yang kami dapat, tidak ada (aneh-aneh), yang bersangkutan melaksanakan aktivitas biasa. Rutin (beraktivitas) tidak ada aneh-aneh, tidak ada menunjukan perbedaan,” tukasnya.
 
Sementara itu, polisi tidak menemukan luka lain selain luka di leher pada jasad korban. Hal ini didapatkan dari hasil autopsi di RS Sartika Asih, Kota Bandung, Jawa Barat.
 
“Setelah dievakuasi, dibawa ke RS Sartika Asih, RS Polri. Pada saat pemeriksaan, dokter yang melakukan pemeriksaan menerangkan bahwa dari kondisi yang ada, tidak dapat luka pada bagian tubuh lainnya,” tuturnya.
 
 
Dia menjelaskan, luka korban hanya terdapat pada bagian leher yang diakibatkan tekanan tali yang menggantung korban. Saat itu, korban diperkirakan tergantung selama 2-3 jam, dari pukul 02.30 WIB sampai dengan 06.00 WIB.
 
“Di situ juga dokter menjelaskan akibat, organ lainnya kan dilakukan autopsi, di dalam organ lainnya ditemukan mati lemas. Tanda-tanda mati lemas kemudian terdapat diameter akibat lilitan nilon,” tukas Rahman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.