Akurat

Handphone Sekjen PDIP Hasto Disita KPK, Banyak Rahasia Akan Terungkap

Atikah Umiyani | 12 Juni 2024, 08:54 WIB
Handphone Sekjen PDIP Hasto Disita KPK, Banyak Rahasia Akan Terungkap
 
AKURAT.CO Langkah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyita handphone Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto dan asistennya, disebut akan membuahkan hasil.
 
Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, meyakini, penyitaan tersebut dapat mengungkap rahasia yang selama ini terpendam terkait dengan dugaan kasus suap yang menjerat mantan caleg PDIP Harus Masiku.
 
"Memang untuk membongkar apakah ada pembicaraan maka HP seseorang yang ada hubungannya perlu disita. Saya sangat yakin ada rahasia yang akan terungkap," kata Jerry kepada wartawan di Jakarta, Rabu (12/6/2024).
 
 
Jerry meyakini, banyak kejutan yang akan terungkap. Sebab, penyidik KPK bisa melacak sejumlah percakapan terkait dengan dugaan kasus suap tersebut, meskipun percakapan itu sudah dihapus oleh yang bersangkutan.
 
"Akan ada banyak kejutan KPK terkait penyitaan hp ini. Memang nama Hasto sempat diseret dalam kasus Harun Masiku. Semua akan terkuak antara Hasto terlibat atau tidak. Pengadilan Tipikor yang akan menjawab," ujarnya.
 
Jerry menduga, ada pihak yang sengaja menyembunyikan Harun Masiku untuk menutupi keterlibatan aktor-aktor lain di belakangnya. Sehingga, keberadaannya masih terus menjadi pertanyaan.
 
"Saya yakin Harus Masiku disembunyikan untuk menutupi borok rajanya. Ada yang mengaitkan dengan pemilu itu salah besar, pemilu sudah berakhir jadi tak ada korelasinya," tuturnya.
 
 
Menurutnya, Hasto tidak perlu takut dengan penyitaan handphone yang dilakukan KPK jika dirinya benar-benar tidak merasa terlibat dalam dugaan kasus suap tersebut.
 
"Penyitaan HP terkait proses penyelidikan dijamin UU. Saran saya, Hasto tak perlu galau kalau dia tak bersalah saya pikir aman-aman saja," pungkasnya.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
R