Akurat

Penyesalan Keponakan Bunuh Paman di Pamulang: Kok Bisa Sampai Segitunya

Dwana Muhfaqdilla | 14 Mei 2024, 19:08 WIB
Penyesalan Keponakan Bunuh Paman di Pamulang: Kok Bisa Sampai Segitunya

AKURAT.CO Pemilik warung Madura berisial AH (32) ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan dan terbungkus sarung di Perumahan Pamulang, Tangerang Selatan, Sabtu (11/5/2024).

Setelah dilakukan penelusuran, AH ternyata korban pembunuhan oleh keponakannya sendiri, FA (23). Dalam aksi pembunuhannya, FA dibantu oleh pelaku lain, NA (28), yang merupakan pedagang soto.

Setelah ditangkan, tersangka FA mengaku menyesal setelah membunuh pamannya.

"Saya menyesal atas perilaku saya, dan saya berjanji tidak akan mengulangi lagi. Sempat saya tersungkur setelah melakukan itu, saya menyesal kok bisa sampai segitunya," kata FA saat ditampilkan dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (14/5/2024).

Baca Juga: Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Pemilik Warung Madura di Tangsel: Sakit Hati

Dua pelaku pembunuhan, FA (23) dan NA (28) terlihat mengenakan baju tahanan berwarna oranye. Kedua tangannya pun ikut diborgol saat ditampilkan di Mapolda Metro Jaya.

Pada awalnya, FA mengaku masih bisa menahan emosi terhadap pamannya. Namun, tidak bisa dikendalikan lagi saat kembali disuruh menjaga warung pada jam istirahat.

"Ya mulanya itu abis jumatan, sebenarnya saya masih bisa nahan. Karena pada saat itu saya sudah jam istirahat, terus mau istirahat masih disuruh jaga lagi. Itu saya sudah (emosi)," ungkapnya.

Saat ini, keduanya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP dengan pidana maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.