Akurat

Motif Kasus Bullying di Binus Serpong, Berdalih 'Tradisi' Masuk Geng

Dwana Muhfaqdilla | 1 Maret 2024, 12:54 WIB
Motif Kasus Bullying di Binus Serpong, Berdalih 'Tradisi' Masuk Geng

AKURAT.CO Polisi mengungkap ada 2 motif dari kasus bullying atau perundungan di Binus International School Serpong. 

Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Selatan, AKP Alvino Cahyadi, mengungkapkan kedua motif ini terjadi pada bulan lalu, yakni 2 dan 13 Februari 2024.

"Pada tanggal 2 Februari 2024 untuk para anak-anak pelaku menjalankan semacam tradisi yang tidak tertulis sebagai tahapan utk bergabung dalam suatu kelompok," kata Alvino dalam konferensi pers, Jumat (1/3/2024).

Baca Juga: Polisi Tetapkan 4 Tersangka dalam Kasus Bullying Binus Serpong, Anak Vincent Rompies Lolos

"Kemudian 13 Februari 2024, para pelaku melakukan kekerasan diduga karena mendapatkan informasi bahwa korban diduga menceritakan kegiatan tradisi yang terjadi pada tanggal 2 kepada saudara anak korban," tambahnya.

Meski demikian, Polres Tangsel masih belum melakukan penahanan, sebab pihaknya masih menunggu perkembangan yang lebih lanjut.

Diketahui, tindakan bullying ini dilakukan oleh siswa kelas 12 yang terkumpul sebagai Geng Tai di sebuah warung yang disebut dengan Warung Ibu Gaul (WIG). Warung tersebut berada di dekat pintu masuk sekolah itu.

Adapun warung tersebut memang menjadi tempat 'nongkrong' beberapa murid. Biasanya, mereka 'nongkrong' sepulang sekolah.

Kasus ini pun sebelumnya menyeret anak dari presenter terkenal Vincent Rompies, Farrel Legolas Rompies, yang diduga ikut terlibat dalam kasus ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.