Akurat Logo

Terima 5.079 Aduan Dugaan Korupsi, KPK Sebut Paling Banyak dari Jakarta

Oktaviani | 16 Januari 2024, 18:29 WIB
Terima 5.079 Aduan Dugaan Korupsi, KPK Sebut Paling Banyak dari Jakarta

AKURAT.CO Ketua sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Nawawi Pamolango, mengatakan bahwa sepanjang tahun 2023 Direktorat Pengaduan Masyarakat (Dumas) menerima 5.079 pengaduan terkait dugaan korupsi.

Hal tersebut disampaikan Nawawi dalam konferensi pers kinerja KPK 2023 dan Arah Kebijakan 2024 di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (16/1/2024). 
 
"Penanganan perkara di KPK salah satunya bermula dari pengaduan masyarakat, selama tahun 2023 KPK menerima 5.079 laporan," katanya.
 
Dijelaskan Nawawi, dari 5.079 laporan yang diterima lembaganya, sebanyak 690 laporan tidak dapat ditindaklanjuti. Hal itu lantaran kurangnya bukti untuk dilanjutkan ke proses penyelidikan.
 
 
Dengan itu maka laporan-laporan tersebut diarsipkan oleh KPK. Sedangkan sisanya yakni 4.389 perkara tengah diverifikasi oleh Tim Dumas KPK.
 
Selanjutnya, kata Nawawi, 1.962 laporan dalam proses penelaahan.
 
Dia menyebut laporan dugaan korupsi itu paling banyak berasal dari DKI Jakarta dengan 759 laporan.
 
Kemudian, 483 laporan dari Jawa Barat, 430 dari Jawa Timur, 354 dari Sumatra Utara dan 270 dari Jawa Tengah.
 
Sepanjang 2023, KPK telah melakukan sebanyak 127 penyelidikan, 161 penyidikan, 129 penuntutan, 124 eksekusi perkara.
 
Sudah ada 94 perkara yang dinyatakan inkarch atau berkekuatan hukum tetap.
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

O
Reporter
Oktaviani
W
Editor
Wahyu SK