Akurat Logo

Firli Bahuri Belum Ditahan, Kapolri: Yang Penting Kasus Ini Dituntaskan

Oktaviani | 4 Desember 2023, 14:58 WIB
Firli Bahuri Belum Ditahan, Kapolri: Yang Penting Kasus Ini Dituntaskan
 
AKURAT.CO Kepala Polri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menekankan pentingnya penuntasan kasus yang ditangani kepolisian.
 
Hal tersebut disampaikan Kapolri menanggapi pertanyaan awak media terkait belum dilakukannya penahanan terhadap tersangka Firli Bahuri, Ketua KPK nonaktif.
 
Menurut Kapolri, belum dilakukannya penahanan terhadap Firli Bahuri lantaran penyidik kepolisian memiliki alasan-alasan subjektif.
 
"Namun, sepanjang itu masih dimaknai bisa ditoleransi oleh penyidik saya kira semuanya tetap berproses. Dan saya kira yang penting bagaimana kasus ini dituntaskan," ujar Kapolri saat memberikan keterangan pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (4/12/2023).
 
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menetapkan Firli Bahuri sebagai tersangka kasus pemerasan dan atau gratifikasi berkaitan dengan perkara mantan Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo.
 
 
Firli dijerat dengan Pasal 12d atau pasal 12D atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan UU Nomor 20/2021 juncto Pasal 65 KUHP.
 
"Menetapkan Saudara FB selaku ketua KPK RI sebagai tersangka dalam perkara dugaan tipidkor berupa pemerasan atau penerimaan gratifikasi atau penerimaan hadiah atau janji oleh pegawai negeri penyelenggara negara berhubungan dengan jabatan," kata Direktur Reskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, Selasa (22/11/2023).
 
Penetapan tersangka terhadap Firli dilakukan usai gelar perkara. Ade Safri mengatakan gelar perkara dilakukan pukul 19.00 WIB.
 
"Berdasarkan fakta-fakta penyidikan maka pada hari Rabu hari ini 22 November 2023 sekira pukul 19.00 bertempat di ruang gelar perkara Ditreskrimsus dilaksanakan gelar perkara dengan hasil ditemukan bukti yang cukup," katanya.
 
Firli sudah dua kali dimintai keterangan penyidik. Pemeriksaan dilakukan di Bareskrim Polri pada pekan ketiga Oktober dan November lalu.
 
 
Penyidik juga sudah menggeledah kediaman Firli di kawasan Bekasi dan Jalan Kertanegara Nomor 46, Jakarta Selatan.
 
Total sudah 91 orang saksi dan delapan ahli yang diperiksa, di antaranya Syahrul Yasin Limpo, Kapolrestabes Semarang, Kombes Irwan Anwar, dan bos Hotel Alexis, Alex Tirta.
 
Sebagaimana diketahui, kasus yang menjerat Firli diadukan ke Polda Metro Jaya pada 12 Agustus 2023. Firli diadukan sebagai terlapor terkait dugaan pemerasan pimpinan dalam penanganan perkara korupsi di Kementan tahun 2021.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

O
Reporter
Oktaviani
W
Editor
Wahyu SK