TPN Ganjar-Mahfud Bentuk Posko Pengaduan Intimidasi Aparat

AKURAT.CO Netralitas aparat menjelang kontestasi Pemilu 2024 mulai diragukan.
Begitu disampaikan Direktur Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Ronny Talapessy, menyoroti netralitas ASN, perangkat desa dan kepala desa, terkait UU ASN dan UU Pilkada.
Dia berharap demokrasi berjalan di rel yang benar. Semua pihak diingatkan melaksanakan pemilu sesuai aturan yang ada.
Hal itu berkaca dari kasus kantor partai didatangi aparat kepolisian yakni di Purworejo, Pasuruan dan Solo.
"Kami berharap penegak hukum menjaga netralitas. Hal-hal intimidasi seperti ini tidak terjadi lagi. Kami juga mengajak masyarakat tidak ragu kalau melihat tindakan intimidasi dan untuk melaporkan ke pihak berwenang. Lapor ke Bawaslu. Rakyat harus ikut awasi pemilu berjalan baik," jelasnya di Media Center TPN GM, Menteng, Jakarta, Kamis (9/11/2023) malam.
Baca Juga: Muhammadiyah Dukung Pasangan Ganjar-Mahfud
"Bisa buat pengaduan ke call center kalau ada upaya-upaya intimidasi. Ada sanksi terhadap ASN yang tidak netral yakni ringan, berat dan pidana," sambungnya.
Ronny sangat menyesali atas yang terjadi akhir-akhir ini. Meski begitu, dia meminta semua struktur partai dan TPN Ganjar-Mahfud tetap tenang dan tidak terprovokasi untuk tetap fokus pemenangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Menurut dia, masyarakat bisa melihat ada tindakan aparat polisi mendatangi kantor-kantor partai. Tindakan ini tidak seperti biasanya. Tindakan polisi ini jadi pertanyaan. Polisi melakukan foto-foto suasana kantor PDIP yang katanya dalam rangka patroli.
"Kami tidak mau proses demokrasi tercederai. Langkah yang dilakukan tim hukum adalah membuat posko pengaduan tingkat TPN dan di daerah," kata Ronny.
Adanya kekhawatiran semacam ini bisa dilihat dari reaksi masyarakat. Di mana salah satu kontestan adalah anak presiden yang sedang berkuasa saat ini.
Baca Juga: TPN Ganjar-Mahfud Apresiasi MKMK, Seharusnya Anwar Usman Dipecat Dari Hakim
Ronny mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk partisipasi dalam mengawal proses demokrasi. Karena dia yakin bersama rakyat bisa menang.
"Apabila suara-suara prodemokrasi diancam maka kami tidak akan tinggal diam," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 420 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 5Real Madrid vs PSG: Jose Mourinho Senang dengan Wasit yang Pimpin Laga Malam Ini
- 630 Kata-Kata untuk Poster Hari Santri 2026 yang Singkat dan Penuh Makna
- 7Link Download PDF Hari Santri 2026 dari Kemenag, Ada Teks Doa dan Pedoman Upacara
- 850 Contoh Ucapan Hari Santri 2026 Terbaru, Singkat dan Penuh Makna
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot






