Tanggapi Pemanggilan KPK, PINTU Tegaskan Tidak Terlibat dan Siap Bekerja Sama Usut Skandal Korupsi ASDP

AKURAT.CO PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset kripto di Indonesia, menegaskan tidak terlibat dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi yang tengah diselidiki Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero).
Pernyataan ini disampaikan menyusul informasi mengenai rencana pemanggilan perwakilan PINTU oleh KPK sebagai saksi.
Baca Juga: KPK Periksa Dua Saksi Baru dalam Kasus Dugaan Korupsi Akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh ASDP
Dalam keterangan resminya, PINTU menegaskan dukungan penuh terhadap langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan KPK, serta menegaskan tidak ada keterkaitan baik dari pengguna aplikasi maupun karyawan PINTU dalam kasus tersebut.
“Begitu mendapatkan informasi terkait dugaan nama-nama pengguna, kami segera melakukan pengecekan internal. Hasilnya, nihil. Tidak ditemukan kecocokan antara nama-nama yang disebutkan oleh KPK dalam suratnya dengan nama pengguna maupun karyawan PINTU pada saat ini,” jelas Yoga Samudera, Public Relations PINTU melalui keterangan pers pada Rabu,(25/6).
Baca Juga: KPK Periksa Dirut PINTU Andrew Pascalis Terkait Kasus Korupsi ASDP
Pihak PINTU juga menyatakan telah menyerahkan laporan resmi hasil pengecekan tersebut kepada KPK, dan siap bekerja sama secara penuh dalam proses penyidikan apabila dibutuhkan.
“Kami percaya penuh terhadap integritas dan independensi KPK dalam mengusut tuntas kasus ini, dan ke depan kami akan terus kooperatif serta siap memberikan data dan informasi yang diperlukan oleh pihak berwenang sesuai regulasi yang berlaku,” lanjut Yoga.
Baca Juga: Bahlil Libatkan KPK hingga TNI Awasi Tambang dan Aset Negara
Penegasan ini sekaligus menjadi klarifikasi resmi dari PINTU untuk memastikan kepercayaan publik, pengguna, dan pemangku kepentingan atas integritas dan transparansi operasional perusahaan di tengah isu hukum yang berkembang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








