AKURAT.CO Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu (HGR) telah selesai menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan korupsi di Pemerintah Kota Semarang.
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang karib disapa Mbak Ita itu diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kurang lebih 2,5 jam.
Usai menjalani pemeriksaan, kepada wartawan Ita mengaku kehadirnya hari ini, Kamis (1/8/2024), untuk memenuhi panggilan yang sebelumnya dilayangkan lembaga antirasuah itu.
Dirinya mengaku tidak bisa hadir pada panggilan sebelumnya, Selasa (30/7/2024), lantaran ada Rapat Paripurna yang harus dihadiri.
"Jadi hari ini saya memenuhi panggilan dan Alhamdulillah sudah sesuai prosedur, dan mohon doanya saja," kata Mbak Ita saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK.
Namun saat dicecar awak media terkait materi pemeriksaan, dan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), Mbak Ita enggan menjawabnya.
"Sudah tolong, itu saja, sudah, sudah. Saya mohon doa, semuanya sesuai prosedur," kata Mbak Ita.
Selain Mbak Ita, hari ini penyidik KPK juga memeriksa Ketua Komisi D DPRD Jawa Tengah, Alwin Basri (AB), yang tak lain adalah suami Mbak Ita.
Terkait pemeriksaan keduanya, Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika mengatakan, kedua saksi dimintai keterangan soal proses pengadaan yang dilakukan di Kota Semarang.
"Yang bersangkutan atau dua-duanya dimintai keterangan dalam rangka menjelaskan beberapa proses pengadaan yang dilakukan di Kota Semarang," kata Tessa Mahardhika kepada wartawan, Kamis (1/8/2024).
Tessa mengatakan proses pengadaan itu ada Dinas Pendidikan Kota Semarang. Namun Tessa belum merincikan lebih lanjut terkait hal tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








