AKURAT.CO Dewan Pengawas KPK mulai melakukan pengumpulan alat bukti dan keterangan terkait laporan pelanggaran etik Firli Bahuri. Ketua KPK dituduh bertemu dengan Syahrul Yasin Limpo (SYL) terkait penanganan perkara.
Anggota Dewas KPK, Syamsuddin Haris memastikan laporan terhadap Firli bakal diproses secara profesional. Namun sementara ini, pemeriksaan belum masuk pada substansi atau meminta klarifikasi Firli.
"Sedang kumpulkan bahan dan keterangan," kata Haris, kepada wartawan, di Jakarta, Senin (9/10/2023).
Baca Juga: Mahfud: Kasus SYL-Firli Sesuai Prosedur, Saya Minta Diselesaikan
Firli diduga melanggar Pasal 4 Peraturan Dewas KPK Nomor 3 Tahun 2021, oleh Komite Mahasiswa Peduli Hukum, yang telah melakukan pelaporan ke Dewas KPK pada Jumat (6/10/2023) yang lalu.
Secara terpisah, Firli telah mengakui pertemuan tersebut. Dia merasa tidak melakukan pelanggaran etik karena pertemuan dilakukan jauh sebelum KPK menyelidiki kasus dugaan korupsi di Kementan.
Baca Juga: Firli Akui Bertemu SYL, Foto Yang Beredar Bukan Hoaks
Firli menyebut, pertemuan terjadi pada 2 Maret 2022 di sebuah lapangan badminton. Dia juga tidak merasa berinisiatif melakukan pertemuan itu.
Foto pertemuan tersebut telah beredar pada media sosial (medsos), seiring laporan SYL di Polda Metro Jaya yang sudah masuk penyidikan.
"Dalam waktu tersebut, status saudara Syahrul Yasin Limpo bukan tersangka, terdakwa, terpidana, ataupun pihak yang berperkara di KPK,” kata Firli, mengakui adanya pertemuan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 8Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








