Petugas Kesehatan Haji yang Wafat di Tanah Suci Diduga Punya Penyakit Ini

AKURAT.CO Kabar duka datang dari penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun 2026. Seorang petugas kesehatan haji asal Sulawesi Tenggara, dr. Fitri Rezkiani, dilaporkan wafat saat menjalankan tugas pelayanan kesehatan bagi jamaah haji Indonesia di Tanah Suci.
Dokter Fitri yang tergabung dalam Kloter 38 Sulawesi Tenggara meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit King Abdul Aziz, Makkah. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan petugas, serta jamaah yang selama ini mendapatkan pendampingan medis darinya.
Pelaksana Tugas Kepala Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Tenggara, Muh Lalan Jaya, membenarkan kabar wafatnya dokter Fitri. Menurutnya, almarhumah mulai mengalami gangguan kesehatan pada 7 Juni 2026 dan kemudian dirawat secara intensif di rumah sakit setempat.
“Beliau memang sempat sakit dan mendapatkan penanganan medis. Dugaan sementara ada reaksi alergi yang dialami almarhumah, selain faktor kelelahan selama menjalankan tugas pelayanan jamaah,” ujar Lalan.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti wafatnya dokter Fitri. Otoritas kesehatan dan petugas terkait masih menunggu hasil pemeriksaan medis lengkap untuk memastikan faktor yang menyebabkan kondisi kesehatannya menurun.
Selain dugaan reaksi alergi, kelelahan akibat tingginya intensitas pelayanan selama musim haji juga disebut menjadi salah satu faktor yang turut memengaruhi kondisi almarhumah. Sebagai petugas kesehatan, dokter Fitri memiliki tanggung jawab mendampingi ratusan jamaah haji selama pelaksanaan ibadah di Arab Saudi.
Pihak Kementerian Haji dan Umrah Sulawesi Tenggara menyampaikan bahwa proses pemakaman dilakukan di Arab Saudi sesuai ketentuan yang berlaku bagi jamaah maupun petugas haji yang wafat di Tanah Suci.
Kepergian dokter Fitri menjadi pengingat akan beratnya tugas para petugas kesehatan haji yang bekerja tanpa mengenal waktu untuk memastikan kondisi jamaah tetap sehat selama menjalankan rangkaian ibadah.
Baca Juga: Petugas Kesehatan Haji Indonesia Wafat di Tanah Suci, Dimakamkan di Makkah
Sementara itu, seluruh jamaah Kloter 38 Sulawesi Tenggara dilaporkan telah menyelesaikan rangkaian puncak ibadah haji dan saat ini menunggu jadwal kepulangan ke Indonesia. Pemerintah berharap seluruh jamaah dapat kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat.
Atas dedikasi dan pengabdiannya, berbagai pihak menyampaikan penghormatan kepada almarhumah. Sosok dokter Fitri dikenang sebagai tenaga kesehatan yang menjalankan amanah pelayanan dengan penuh tanggung jawab hingga akhir hayatnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta





