Akurat

Riwayat Pendidikan Gus Elham Yahya Jadi Sorotan Publik, Benarkah Hanya Lulusan SD?

Fajar Rizky Ramadhan | 14 November 2025, 15:46 WIB
Riwayat Pendidikan Gus Elham Yahya Jadi Sorotan Publik, Benarkah Hanya Lulusan SD?

AKURAT.CO Nama Mohammad Elham Yahya Luqman atau Gus Elham kembali menjadi pusat perhatian setelah permintaan maafnya viral. Di tengah ramainya kritik terkait perilakunya, publik mulai mempertanyakan latar belakang pendidikan penceramah 24 tahun itu.

Kontroversi bermula dari aksinya yang dianggap tak pantas, termasuk kebiasaannya mencium anak kecil dan beberapa potongan ceramah yang menimbulkan kecaman. Tekanan publik membuatnya tampil menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Dalam video yang ia unggah, Gus Elham berkata, "Dengan penuh kerendahan hati, saya Muhammad Ilham Yahya Al Maliki secara pribadi memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas beredarnya video yang menimbulkan kegaduhan." Ia juga menegaskan, "Saya mengakui bahwa hal tersebut merupakan kekhilafan dan kesalahan saya pribadi."
Tidak hanya itu, ia menyatakan komitmennya untuk memperbaiki diri. "Saya berkomitmen untuk memperbaiki dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga agar tidak mengulangi hal serupa di masa mendatang," ujarnya.

Baca Juga: Profil Gus Elham Yahya Putra: Keturunan dan Karier Dai Muda Kediri yang Viral

Namun setelah permintaan maaf tersebut, perhatian publik justru bergeser pada riwayat pendidikannya. Sejumlah sumber menyebutkan bahwa Gus Elham hanya menempuh pendidikan formal sampai bangku SD sebelum melanjutkan proses belajar di pesantren. Hingga kini, tidak ada catatan pendidikan menengah maupun perguruan tinggi atas namanya.

Pencarian di PDDikti juga menunjukkan tidak adanya data pendidikan tinggi terkait dirinya.

Meski begitu, perjalanan keilmuannya di pesantren cukup jelas. Ia disebut pernah mondok di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri—tempat yang juga menjadi rujukan ayah dan kakeknya. Latar keluarganya pun lekat dengan dunia pesantren. Ia merupakan putra KH Luqman Arifin Dhofir, pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas 1 Kediri, serta cucu KH Mudhofir Ilyas, pendiri Pondok Pesantren Al Ikhlas Kaliboto.

Setelah dewasa, Gus Elham bahkan mendirikan Pondok Pesantren Al Ikhlas 2 di Kaliboto, Tarokan, dan aktif mengisi Majelis Taklim Ibadallah sejak September 2023.

Publik juga menyoroti inisial “L.Q.” yang sering menyertai namanya. Belum ada penjelasan resmi mengenai arti inisial tersebut, namun sejumlah dugaan menyebutkan bahwa itu bisa merujuk pada gelar, yayasan, atau tradisi penamaan di lingkungan pesantren. Sampai saat ini, arti pastinya belum terkonfirmasi.

Baca Juga: Larangan Polisi Aktif di Jabatan Sipil Sudah Jelas, Wajib Dijalankan dan Jangan Ditafsirkan Bebas

Pertanyaan utama—benarkah Gus Elham hanya lulusan SD—masih belum terjawab secara resmi. Namun riwayat pesantrennya menunjukkan bahwa jalur pendidikannya memang lebih banyak ditempuh melalui tradisi keilmuan nonformal di lingkungan pesantren.

Kontroversi ini sekali lagi membuka diskusi publik tentang pentingnya transparansi latar pendidikan bagi tokoh yang aktif berdakwah dan memiliki pengaruh luas di masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.