Jadwal Tayang One Piece Bersamaan dengan Jadwal Shalat 5 Waktu, Ini Pesan Islam

AKURAT.CO Fenomena menarik terjadi di kalangan penggemar anime, khususnya One Piece. Banyak penonton yang rela menunggu jam tayang episode terbaru dengan penuh antusias. Namun, sebagian waktu tayang sering kali bertepatan dengan jadwal shalat lima waktu.
Fenomena ini menimbulkan pertanyaan reflektif: bagaimana posisi seorang Muslim ketika hiburan dan ibadah bertemu dalam satu waktu yang sama?
Dalam Islam, shalat adalah kewajiban utama yang menandai hubungan langsung antara manusia dan Tuhannya. Rasulullah SAW bersabda, “Amalan yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalat. Jika shalatnya baik, maka seluruh amalannya baik. Jika shalatnya rusak, maka rusaklah seluruh amalannya.” (HR. Thabrani).
Dari hadis ini, jelas bahwa prioritas seorang Muslim tidak boleh goyah hanya karena dorongan kesenangan duniawi.
One Piece sendiri, sebagai karya fiksi, mengajarkan banyak nilai moral yang sejalan dengan prinsip Islam, seperti kesetiaan, kejujuran, kerja keras, dan perjuangan melawan kezaliman. Luffy dan kawan-kawannya berjuang demi keadilan dan kebebasan, meski dengan cara khas dunia fantasi.
Baca Juga: Cara Memanfaatkan Link Saldo DANA Gratis untuk Mendapatkan Rezeki yang Halal dan Berkah
Namun, dalam konteks spiritual, nilai perjuangan sejati bagi seorang Muslim adalah melawan hawa nafsu dan menjaga ketaatan kepada Allah di tengah godaan hiburan dan kenyamanan.
Ketika jadwal tayang One Piece bertabrakan dengan waktu shalat, di situlah iman diuji. Apakah seseorang lebih memilih menonton tayangan terbaru secara langsung, atau menundanya beberapa menit untuk mendahulukan panggilan Ilahi?
Dalam pandangan Islam, mendahulukan shalat bukan hanya bentuk ketaatan, tetapi juga cerminan disiplin spiritual yang membangun karakter. Bahkan, menunda shalat tanpa alasan yang syar’i bisa mengikis sensitivitas batin terhadap nilai ibadah.
Menariknya, fenomena ini juga menunjukkan bagaimana teknologi dan budaya populer berinteraksi dengan religiusitas masyarakat Muslim modern. Di era digital, semua tayangan bisa ditonton ulang.
Artinya, tidak ada alasan untuk meninggalkan kewajiban hanya demi mengikuti keseruan waktu tayang premier. Justru, dengan menahan diri, seseorang sedang berlatih untuk menempatkan dunia di bawah kendali iman, bukan sebaliknya.
Pesan Islam dalam konteks ini sederhana namun mendalam: hiburan boleh, tapi jangan sampai melalaikan. Rasulullah SAW tidak melarang umatnya untuk bergembira atau menikmati hiburan, selama tidak melanggar syariat dan tidak menunda ibadah.
Dalam QS. Al-Munafiqun ayat 9, Allah berfirman, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah harta dan anak-anakmu melalaikan kamu dari mengingat Allah. Barangsiapa yang berbuat demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.”
Maka, jadwal tayang One Piece yang bersamaan dengan waktu shalat bisa menjadi cermin sederhana: apakah seseorang lebih dikendalikan oleh dunia hiburan, atau justru mampu menjadikannya sebagai pengingat untuk memperbaiki disiplin waktu ibadah? Menunda menonton demi shalat bukan kehilangan momen, melainkan bentuk kemenangan atas ego dan bukti kedewasaan iman.
Baca Juga: Hukum Bersedekah Uang dari Link Saldo DANA Gratis dalam Islam
Di era streaming dan tontonan tanpa batas waktu, kematangan spiritual justru diuji dari hal-hal kecil seperti ini. Karena, pada akhirnya, yang membedakan seorang mukmin bukan seberapa sering ia menonton, tapi seberapa disiplin ia menjaga waktunya bersama Allah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









