Akurat

Update Ambruknya Bangunan Ponpes Al-Khoziny: Korban Meninggal Bertambah Jadi 52 Orang

Fajar Rizky Ramadhan | 6 Oktober 2025, 06:49 WIB
Update Ambruknya Bangunan Ponpes Al-Khoziny: Korban Meninggal Bertambah Jadi 52 Orang

AKURAT.CO Jumlah korban meninggal akibat ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, terus bertambah. Hingga Minggu (5/10/2025) malam, total korban meninggal dunia mencapai 52 orang.

Direktur Operasi Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menyampaikan bahwa tim masih melakukan proses evakuasi di sejumlah titik reruntuhan bangunan.

“Petugas kembali melakukan evakuasi 7 kantong jenazah dari reruntuhan Ponpes Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Dengan demikian total korban meninggal telah mencapai 52 orang per pukul 21.00 WIB,” ujarnya kepada wartawan.

Ia menjelaskan, hingga hari ketujuh pencarian, total korban yang tercatat mencapai 156 orang, terdiri atas 104 korban selamat dan 52 korban meninggal dunia, termasuk lima bagian tubuh.

Beberapa jenazah dan potongan tubuh berhasil dievakuasi dari area pintu masuk hingga bagian belakang bangunan.

Baca Juga: Mencekam! Cerita Santri Al-Khoziny Detik-detik Robohnya Bangunan Mushola Pesantren

“Hingga laporan terakhir, total terdapat 26 dengan 4 body part korban berhasil diekstrikasi dan dilanjutkan evakuasi pada hari ketujuh,” tambah Bramantyo.

Seluruh korban dan potongan tubuh yang ditemukan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jawa Timur untuk proses identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI).

Proses pencarian dan pembersihan puing masih terus berlangsung hingga malam hari. “Proses evakuasi masih terus berlangsung. Pembersihan puing difokuskan ke sisi utara pada bagian yang tidak terintegrasi dengan struktur utama,” pungkas Yudhi.

Sebelumnya, bangunan utama Ponpes Al Khoziny ambruk pada awal pekan lalu. Insiden tersebut menimpa santri dan warga sekitar yang sedang beraktivitas di lingkungan pesantren.

Hingga kini, petugas gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, dan relawan masih berjibaku di lokasi untuk memastikan seluruh korban dapat ditemukan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.