Akurat

Niat Puasa Sunnah Bulan Dzulhijjah, Berapa Hari Puasa Bulan Ini?

Lufaefi | 28 Mei 2025, 08:30 WIB
Niat Puasa Sunnah Bulan Dzulhijjah, Berapa Hari Puasa Bulan Ini?

AKURAT.CO Bulan Dzulhijjah adalah satu dari bulan-bulan haram yang sangat dimuliakan dalam Islam. Di dalamnya terdapat hari-hari terbaik sepanjang tahun, yaitu sepuluh hari pertama Dzulhijjah, sebagaimana disebutkan dalam berbagai hadis shahih.

Banyak amal saleh yang dianjurkan pada hari-hari tersebut, salah satunya adalah puasa sunnah.

Pertanyaan yang sering muncul di kalangan umat adalah: berapa hari sebenarnya puasa sunnah di bulan Dzulhijjah?

Jawabannya: puasa yang dianjurkan dimulai dari tanggal 1 hingga 9 Dzulhijjah, sehingga totalnya adalah sembilan hari. Hari ke-10 adalah Hari Raya Iduladha (10 Dzulhijjah), di mana haram hukumnya untuk berpuasa.

Baca Juga: Niat Puasa Sunnah Bulan Dzulhijjah dalam Bahasa Arab dan Artinya

Adapun rincian hari-hari puasa sunnah tersebut sebagai berikut:

  1. Tanggal 1–8 Dzulhijjah: dianjurkan berpuasa sebagai bentuk amal saleh di hari-hari yang dicintai Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

    مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهِنَّ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ الْعَشْرِ

    “Tidak ada hari-hari yang amal saleh padanya lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari sepuluh ini.” (HR. Bukhari)

  2. Tanggal 9 Dzulhijjah: dikenal sebagai Hari Arafah. Ini adalah hari paling utama untuk berpuasa bagi yang tidak sedang berhaji. Rasulullah bersabda:

    صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ، أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ

    “Puasa Hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar menghapus dosa satu tahun yang lalu dan satu tahun yang akan datang.” (HR. Muslim)

Maka, bagi kaum muslimin yang ingin berpuasa sunnah di bulan Dzulhijjah, jumlah hari puasa yang dianjurkan adalah sembilan hari, yaitu tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah.

Tentunya tidak harus dilakukan secara penuh jika tidak mampu, tetapi semakin banyak hari yang dijalani maka semakin besar peluang untuk meraih pahala dan keutamaan.

Untuk memulai puasa ini, niat bisa dilakukan setiap malam sebelum fajar atau di pagi hari selama belum membatalkan puasa. Berikut contoh niat puasa sunnah Dzulhijjah dalam bahasa Arab:

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِي الحِجَّةِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: “Aku niat puasa bulan Dzulhijjah, sunnah karena Allah Ta‘ala.”

Dan untuk Hari Arafah:

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ عَرَفَةَ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya: “Aku niat puasa Arafah, sunnah karena Allah Ta‘ala.”

Baca Juga: Kapan Mulai Puasa Dzulhijjah 2025? Berikut Niatnya dalam Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia

Puasa di awal Dzulhijjah bukan sekadar ibadah ritual, tetapi juga latihan spiritual untuk memperbaiki diri dan memperbanyak amal baik menjelang hari raya.

Jadi, siapa pun yang ingin mendapatkan limpahan pahala dan keberkahan di bulan yang agung ini, jangan sia-siakan sembilan hari emas Dzulhijjah.

Wallahu A'lam.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.