38 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Tanah Suci, Mayoritas Lansia

AKURAT.CO Operasional haji 1446 H/2025 M masih berada pada tahap awal pemberangkatan jemaah ke Tanah Suci. Hingga Kamis (22/5/2025) malam, tercatat lebih dari 70 persen jemaah Indonesia telah tiba di Arab Saudi.
Namun, kabar duka turut mewarnai perjalanan ibadah ini. Berdasarkan data Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), sebanyak 38 jemaah haji Indonesia dilaporkan wafat.
Sebagian besar dari jemaah yang wafat adalah lanjut usia. Rinciannya, 24 orang berusia lanjut, 13 jemaah berusia antara 41 hingga 64 tahun, serta satu orang tanpa keterangan usia karena termasuk dalam kategori jemaah haji khusus.
Tempat wafatnya jemaah tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan, dengan mayoritas di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Madinah, diikuti oleh KKHI Makkah dan KKHI Bandara.
Sebaran jemaah yang wafat berasal dari berbagai embarkasi, namun yang paling banyak berasal dari Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS). Nama-nama jemaah yang wafat, beserta usia dan daerah asalnya, telah dirilis oleh pihak terkait.
Baca Juga: Subhanallah, Kakak Beradik Asal Banda Aceh Berangkat Haji di Usia Muda Setelah Didaftarkan Sejak SD
Beberapa nama di antaranya:
-
Daimah Suwaryo (65), Banjarnegara, Jawa Tengah
-
Johariyah Nasir (76), Bogor, Jawa Barat
-
Syamsudin Bakri Mursani (69), Bogor, Jawa Barat
-
Nur Fadilah (45), Sidoarjo, Jawa Timur
-
Abdul Kadir (84), Karimun, Kepulauan Riau
-
Sagitiyem Karyo Dikromo (76), Lampung Timur
-
Sugito Adi Harjo (84), Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan
-
Marhamah Muhair Muhammad (66), Jakarta Selatan
Pemerintah melalui Kementerian Agama telah menyiapkan tim khusus untuk menangani badal haji, yaitu pelaksanaan ibadah haji atas nama jemaah yang wafat sebelum puncak wukuf di Arafah.
Masyarakat diimbau untuk terus mendoakan keselamatan dan kelancaran jemaah haji Indonesia yang tengah melaksanakan ibadah di Tanah Suci. Informasi lebih lanjut akan terus diperbarui seiring berjalannya operasional haji 2025.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










