Akurat

Presiden Prabowo Soroti Keteladanan Umar bin Khattab dan Muhammad Al Fatih dalam Pidato Kepemimpinan

Fajar Rizky Ramadhan | 15 Mei 2025, 20:07 WIB
Presiden Prabowo Soroti Keteladanan Umar bin Khattab dan Muhammad Al Fatih dalam Pidato Kepemimpinan

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya keikhlasan dalam memandang kekuasaan sebagai amanah, bukan tujuan.

Dalam sebuah pidato yang disampaikan di hadapan para pemimpin dan tokoh masyarakat, ia menggarisbawahi bahwa kepemimpinan harus dijalankan dengan tanggung jawab moral dan integritas yang tinggi.

“Keikhlasan ini menunjukkan kepada kita bahwa kekuasaan bukan tujuan, melainkan suatu amanah, suatu pelajaran penting bagi kita semua yang memegang peran kepimpinan hari ini di manapun,” kata Presiden.

Dalam pidatonya, Prabowo mengangkat sosok Umar bin Khattab sebagai simbol kepemimpinan yang tegas dan berkeadilan. Umar dikenal sebagai pemimpin yang tidak ragu menindak aparat yang menyimpang dari tanggung jawabnya.

Baca Juga: Khalid bin Walid, Panglima Perang Islam yang Diangkat Prabowo sebagai Simbol Pengabdian

“Ia tidak segan menghukum aparat yang lalai. Keteladanannya adalah panggilan untuk bertindak, bukan sekadar wacana,” ujar Presiden, sembari menegaskan urgensi tata kelola pemerintahan yang bersih dan institusi yang kuat.

Menutup pidatonya, Presiden menyebut Muhammad Al Fatih sebagai contoh nyata pemuda Islam yang berhasil menorehkan sejarah besar melalui visi dan pendidikan yang kuat.

“Ia menunjukkan bahwa pemuda Islam bisa menjadi pemimpin dunia jika dibekali pendidikan dan keyakinan yang benar,” katanya.

Pidato ini menjadi refleksi atas tantangan kepemimpinan masa kini yang menuntut kombinasi antara nilai moral, keberanian bertindak, dan visi jangka panjang, terutama di tengah tuntutan masyarakat akan pemerintahan yang transparan dan berorientasi pada kemaslahatan rakyat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.