Akurat

Jemaah Haji dari Spanyol Ini Tempuh 8.000 Km Berkuda Menuju Mekkah

Fajar Rizky Ramadhan | 6 Mei 2025, 07:00 WIB
Jemaah Haji dari Spanyol Ini Tempuh 8.000 Km Berkuda Menuju Mekkah

AKURAT.CO Tariq Rodriguez, seorang jemaah haji asal Spanyol, mencuri perhatian dunia karena memilih menunaikan ibadah haji dengan cara yang tidak biasa: menunggang kuda sejauh lebih dari 8.000 kilometer.

Ia melakukan perjalanan ini bersama dua sahabatnya, menyusuri rute kuno yang pernah ditempuh umat Muslim Andalusia sekitar 500 tahun silam.

Perjalanan dimulai dari Spanyol selatan dan melintasi berbagai negara seperti Italia, Slovenia, Kroasia, Bosnia dan Herzegovina, Montenegro, Kosovo, Makedonia Utara, Bulgaria, Yunani, dan Turki sebelum akhirnya tiba di Arab Saudi.

Di Sarajevo, mereka sempat menjelajahi distrik bersejarah Bascarsija sambil berkuda, menarik perhatian banyak wisatawan dan penduduk lokal.

"Ziarah ini tidak hanya menghidupkan kembali tradisi kuno, tetapi juga menyoroti ikatan spiritual yang langgeng di antara umat Muslim dari seluruh dunia," ungkap Rodriguez, seperti dilansir Turkiyetoday.

Baca Juga: 197 Calon Jemaah Haji Tangsel Batal Berangkat, Didominasi Masalah Kesehatan dan Ekonomi

Mereka juga singgah di Masjid Haji di Sarajevo, yang secara historis merupakan tempat singgah jemaah haji Bosnia. Di sana, mereka berdialog dengan warga dan berbagi kisah melalui media sosial tentang perjalanan spiritual mereka.

Rodriguez menyebut ekspedisi ini sebagai "petualangan spiritual", dan turut didampingi oleh Bouchaib Jadil, seorang pekerja konstruksi dari Spanyol yang bertugas memberikan dukungan logistik dari depan menggunakan mobil.

Ia juga mengaku perjalanan tersebut penuh dengan “keajaiban” dan pengalaman mendalam, baik secara fisik maupun spiritual.

“Ziarah kami bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga spiritual dan misioner,” ujar Rodriguez.

Langkah Rodriguez menghidupkan kembali semangat perjalanan haji lintas benua tampaknya memberi inspirasi baru bagi umat Islam global, terutama di era modern yang serba instan dan cepat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.