Akurat

197 Calon Jemaah Haji Tangsel Batal Berangkat, Didominasi Masalah Kesehatan dan Ekonomi

Fajar Rizky Ramadhan | 6 Mei 2025, 05:36 WIB
197 Calon Jemaah Haji Tangsel Batal Berangkat, Didominasi Masalah Kesehatan dan Ekonomi

AKURAT.CO Sebanyak 197 calon jemaah haji asal Kota Tangerang Selatan dipastikan batal berangkat ke tanah suci pada musim haji 1446 H/2025 M. Pembatalan keberangkatan ini disebabkan oleh sejumlah faktor, mulai dari sakit, wafat, pengunduran diri, hingga kendala ekonomi.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kota Tangsel, Rizki Waludin, menjelaskan bahwa total kuota haji tahun ini adalah 1.632 orang, terdiri dari 1.608 kuota reguler ditambah 24 kuota prioritas lansia.

"Namun dari jumlah tersebut, beberapa jemaah belum melunasi biaya keberangkatan karena terkendala dengan faktor sakit permanen, karena meninggal dunia, ketiga mengundurkan diri karena salah satu dari suami istri sakit yang harusnya berangkat berdua, karena faktor ekonomi,” ujar Rizki pada Sabtu (26/4/2025).

Ia menambahkan, dari total kuota tersebut, hingga batas akhir pelunasan pada 25 April 2025, sebanyak 1.411 jemaah reguler telah melunasi biaya perjalanan, ditambah 68 jemaah dari daftar cadangan dan 24 jemaah prioritas lansia, sehingga total ada 1.479 jemaah yang siap berangkat.

Baca Juga: Telkomsel Dukung Kelancaran Setiap Langkah Ibadah Jemaah Haji Melalui Paket RoaMAX Haji dengan 5G, GraPARI Makkah, dan Layanan Pelanggan Gratis 24 Jam

Kemenag Tangsel pun segera mengganti sebagian jemaah yang batal dengan jemaah cadangan. "Jumlah dari kuota 1.608 ditambah 24 jadi 1.632. Yang sudah melunasi 1.411, kemudian cadangan yang sudah melunasi ada 68 orang,” jelas Rizki.

Keberangkatan jemaah Tangsel dijadwalkan terbagi dalam lima kloter, dimulai dari kloter 8 pada 3 Mei, kloter 16 pada 5 Mei, kloter 35 pada 14 Mei, kloter 47 pada 20 Mei, hingga kloter 54 pada 24 Mei 2025.

Pemerintah terus memastikan proses persiapan dan pemberangkatan jemaah berjalan lancar, termasuk pengisian kuota dari daftar cadangan agar tidak ada kursi yang terbuang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.