15 Tema Hari Kartini 2025 yang Islami, Cocok untuk Peringatan di Pesantren dan Madrasah!

AKURAT.CO Setiap tanggal 21 April, bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini sebagai momentum mengenang perjuangan R.A. Kartini dalam membela hak-hak perempuan, terutama dalam bidang pendidikan.
Namun, di tengah arus modernisasi yang terus berkembang, penting untuk meramu nilai-nilai perjuangan Kartini dalam bingkai nilai-nilai Islam, terutama bagi lingkungan pesantren dan madrasah yang menjadi pusat pendidikan karakter Islami.
Hari Kartini bukan sekadar seremoni memakai kebaya dan lomba-lomba formalitas. Lebih dari itu, ini adalah peluang emas untuk menanamkan semangat keilmuan, kemandirian, dan kesetaraan dalam koridor syariat.
Maka dari itu, berikut ini adalah 15 tema Hari Kartini 2025 yang islami dan penuh makna, sangat cocok untuk dijadikan tajuk acara peringatan di pesantren, madrasah, maupun sekolah berbasis Islam.
Baca Juga: 45 Tema Hari Kartini 2025 untuk Sekolah, Kampus, dan Perusahaan
1. Kartini dan Cahaya Ilmu: Perempuan Hebat dalam Bingkai Al-Qur’an
Menggali ayat-ayat Al-Qur’an yang menekankan pentingnya ilmu bagi laki-laki dan perempuan, serta refleksi perjuangan Kartini dalam mencintai ilmu.
2. Meneladani Kartini: Membangun Generasi Muslimah Berakhlak Qur’ani
Tema ini relevan untuk membentuk karakter perempuan muslimah yang kuat, cerdas, dan berbudi luhur.
3. Kartini Zaman Now: Muslimah Berkarya Tanpa Melanggar Syariat
Mendorong remaja putri untuk berkarya dan berkontribusi di masyarakat dengan tetap menjaga adab dan aurat.
4. Dari Emansipasi ke Izzah Islami: Kartini dalam Perspektif Gender Islam
Mengkritisi narasi “emansipasi” dari kacamata Islam, lalu menawarkannya kembali dalam bentuk “izzah” atau kemuliaan perempuan.
5. Muslimah Mandiri: Kartini Milenial Penjaga Peradaban
Fokus pada pemberdayaan perempuan di era digital yang tetap menjaga nilai-nilai Islam.
6. Kembali ke Kartini, Kembali ke Al-Qur’an
Menggali surat-surat dan kutipan Kartini yang sering menyebut kerinduannya terhadap tafsir Al-Qur’an dalam bahasa Jawa.
7. Kartini Pesantren: Perempuan, Pena, dan Peradaban
Memotret perjuangan santriwati sebagai penerus semangat Kartini di ranah pesantren dan dunia literasi Islam.
8. Membaca Kartini dengan Kaca Mata Ulama Perempuan
Menghadirkan sosok ulama perempuan Indonesia masa kini untuk merespons semangat Kartini dalam konteks Islam.
9. Jejak Kartini dalam Dakwah dan Pendidikan Islam
Mengaitkan semangat belajar Kartini dengan perjuangan tokoh perempuan muslimah dalam sejarah Islam.
10. Kartini dan Santriwati: Dua Mata Air Perubahan
Mengedepankan pentingnya perempuan dalam membentuk generasi beradab, lewat madrasah dan pesantren.
11. Semangat Kartini, Jiwa Fatimah Az-Zahra: Perempuan Tangguh Penjaga Umat
Membandingkan semangat Kartini dengan teladan perempuan mulia dalam Islam.
12. Kartini dan Literasi Islam: Perempuan yang Membaca, Perempuan yang Membebaskan
Mengangkat pentingnya literasi Islami untuk memberdayakan kaum perempuan.
13. Kartini Berkebaya, Muslimah Berjilbab: Meretas Jalan Hijrah dengan Ilmu
Mengedukasi santriwati agar tetap bisa tampil anggun dan percaya diri dalam balutan busana muslimah.
Baca Juga: 25 Ucapan Selamat Hari Kartini 2025 yang Sarat Nilai-nilai Islami
14. Suara Kartini di Tengah Umat: Dari Surat-surat ke Suara Perubahan
Mendorong santriwati untuk aktif berdakwah melalui tulisan, ceramah, dan konten digital Islami.
15. Kartini Berdoa: Menjadi Muslimah Kuat, Bukan Hanya Hebat
Mengajak perempuan untuk tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual.
Hari Kartini bukan hanya soal mengenang masa lalu, tapi juga tentang menyambut masa depan.
Di tangan para santriwati dan siswa madrasah, semangat Kartini bisa dilanjutkan dengan lebih visioner: menjadi perempuan muslim yang tidak hanya merdeka dalam berpikir, tapi juga merdeka dalam menegakkan iman.
Selamat Hari Kartini 2025. Teruslah menjadi Kartini-kartini baru yang tak hanya berpikir kritis, tapi juga berdzikir dan beraksi untuk kebaikan umat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










