Akurat

Live Draw Toto Macau 4D Hari Ini 6 April 2025, Bertentangan dengan Syariat Islam!

Fajar Rizky Ramadhan | 6 April 2025, 09:00 WIB
Live Draw Toto Macau 4D Hari Ini 6 April 2025, Bertentangan dengan Syariat Islam!

AKURAT.CO Di tengah derasnya arus digitalisasi dan kemudahan akses informasi hari ini, aktivitas perjudian dalam bentuk digital seperti live draw Toto Macau 4D kian menjamur.

Salah satu varian yang paling sering diakses oleh masyarakat Indonesia adalah permainan undian angka dari luar negeri ini, yang diiklankan secara vulgar di berbagai platform online dengan judul mencolok seperti “Live Draw Toto Macau 4D Hari Ini 6 April 2025.”

Namun, di balik segala iming-iming keberuntungan instan dan hadiah besar yang ditawarkan, fenomena ini sejatinya bertentangan secara nyata dengan ajaran Islam.

Syariat Islam menempatkan perjudian atau maysir sebagai dosa besar yang merusak moral, ekonomi, dan spiritual umat.

Islam sejak awal telah menetapkan prinsip bahwa harta harus diperoleh melalui cara yang halal, adil, dan produktif.

Judi, dalam bentuk apa pun, termasuk lotere dan undian angka seperti Toto Macau, adalah praktik yang mengandalkan spekulasi, keberuntungan, dan ekspektasi kosong tanpa usaha yang sah.

Baca Juga: Link Nonton One Piece Terbaru Episode 1123 di Mana?

Dalam Al-Qur’an surat Al-Mā’idah ayat 90, Allah dengan tegas melarang umat Islam untuk mendekati aktivitas yang masuk dalam kategori maysir:

يا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

"Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji termasuk perbuatan setan. Maka jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung."

Ayat ini tidak hanya menyebutkan maysir sebagai perbuatan keji, tetapi juga mengaitkannya langsung dengan ‘amal al-shayṭān—perbuatan setan—yang artinya perbuatan tersebut bertujuan menjerumuskan manusia ke dalam kebinasaan.

Islam bukan sekadar melarang karena konsekuensi duniawinya saja, melainkan juga karena perjudian membuka pintu kerusakan spiritual yang luas: memperlemah tawakkal, memupuk sikap malas bekerja, dan menciptakan ilusi bahwa kekayaan bisa datang tanpa usaha nyata.

Lebih lanjut, dalam surat Al-Baqarah ayat 219, Allah juga menegaskan bahwa meskipun dalam judi ada sedikit manfaat—misalnya hiburan atau harapan menang—tetapi bahayanya jauh lebih besar:

يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِنْ نَفْعِهِمَا

"Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: 'Pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar daripada manfaatnya.'"

Ini adalah pendekatan Al-Qur’an yang sangat rasional dan etis: bukan menutup mata terhadap kenyataan bahwa sebagian orang memang mendapatkan keuntungan dari judi, tapi menunjukkan dengan jelas bahwa kerugian moral, sosial, dan spiritualnya jauh melebihi manfaat ekonomi sesaat yang mungkin dirasakan segelintir orang.

Dari sudut pandang fiqih, para ulama sepakat bahwa segala bentuk perjudian, baik tradisional maupun dalam format digital seperti live draw Toto Macau, termasuk haram. Ini berlaku universal, tanpa pengecualian pada jenis platform, teknologi, atau bentuk undiannya.

Imam Al-Nawawi dalam Al-Majmū‘ menjelaskan bahwa judi adalah mengambil harta orang lain dengan cara batil dan tidak sah dalam pandangan syariat. Bahkan permainan yang kelihatannya sepele, jika mengandung unsur taruhan, telah masuk ke dalam kategori maysir.

Baca Juga: Kode Redeem FF Free Fire 6 April 2025, Klaim Sebelum Kedaluwarsa!

Fenomena live draw Toto Macau 4D juga memperlihatkan sisi lain dari degradasi spiritual masyarakat Muslim yang mulai mengabaikan nilai halal dan haram dalam mencari rezeki. Padahal, dalam Islam, keberkahan harta jauh lebih penting daripada jumlahnya. Rasulullah SAW bersabda:

«إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لاَ يَقْبَلُ إِلاَّ طَيِّبًا»

“Sesungguhnya Allah itu Maha Baik dan tidak menerima kecuali yang baik.” (HR. Muslim)

Rezeki yang diperoleh dari judi bukan hanya tidak berkah, tetapi juga bisa menjadi sebab tertolaknya doa, rusaknya keluarga, dan terhambatnya keberhasilan hidup.

Maka, sangat penting bagi umat Islam untuk menghindari jebakan ilusi seperti Toto Macau, dan kembali kepada prinsip kerja keras, kejujuran, dan tawakkal sebagai jalan mencari rezeki yang diridhai Allah.

Akhirnya, marilah kita sadari bahwa hidup bukanlah tentang cepat kaya, tapi tentang bagaimana kita bisa menjalaninya dengan nilai yang benar, penuh integritas, dan bertanggung jawab kepada Allah. Menjauhi judi bukan sekadar perkara hukum fikih, melainkan jihad moral di zaman yang penuh tipuan kemudahan semu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.