Ustazah Nurhasanah: Perempuan adalah Bintang Ramadan, Surga pun Merindukan Mereka

AKURAT.CO Dalam program Kultum Ramadhan Akurat.co yang tayang Senin (24/3/2025) di kanal YouTube Akurat.co, Ustazah Hj. Nurhasanah, S.Pd., pimpinan Majelis Ta’lim Nuda’ushobah Bekasi, menyampaikan ceramah bertema "Ramadan dan Perempuan."
Dalam ceramahnya, ia menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dan luar biasa dalam menjalani bulan Ramadan.
"Perempuan adalah bintangnya Ramadan," ujar Ustazah Hj. Nurhasanah. Ia menjelaskan bahwa sejak sebelum Ramadan tiba, perempuan sudah sibuk mempersiapkan berbagai hal, mulai dari kebutuhan sahur dan berbuka, menjaga kebersihan rumah, hingga memastikan keluarga menjalani ibadah dengan lancar.
Tak hanya itu, lanjutnya, banyak perempuan juga berperan ganda sebagai pencari nafkah, sambil tetap menjalankan tugas domestik. "Mereka bangun lebih awal untuk shalat malam, lalu memasak sahur, membangunkan anggota keluarga dengan penuh cinta dan kesabaran," katanya.
Baca Juga: Pesan Ustaz Nurkholis Sofwan: Menjaga Privasi Data Bagian dari Pesan Islam
Menurut Ustazah Nurhasanah, Allah SWT memberikan pahala yang sangat besar kepada perempuan di bulan Ramadan. Bahkan, Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa jika seorang perempuan melaksanakan shalat lima waktu, berpuasa di bulan Ramadan, menjaga kehormatannya, dan taat kepada suami, maka Allah akan membukakan pintu surga mana pun yang ia kehendaki.
"Di sini bukan kita yang merindukan surga, tetapi surga yang merindukan kita, wahai para wanita hebat," ujarnya penuh semangat.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa perempuan memiliki tantangan tersendiri saat menjalankan ibadah Ramadan, seperti haid, nifas, kehamilan, dan menyusui. Dalam hal ini, ia menjelaskan berbagai pandangan ulama mengenai kewajiban mengqadha puasa dan fidyah.
"Menurut Imam Hanafi, wanita hamil atau menyusui hanya wajib mengqadha puasa tanpa perlu membayar fidyah. Sedangkan menurut Imam Syafi’i dan Imam Hambali, jika seorang perempuan tidak berpuasa karena khawatir terhadap anaknya, ia wajib mengqadha sekaligus membayar fidyah. Sementara Imam Maliki berpendapat bahwa perempuan yang menyusui wajib mengqadha dan membayar fidyah, tetapi bagi yang hamil cukup mengqadha saja," paparnya.
Ustazah Nurhasanah juga mengingatkan ibu-ibu untuk tidak sembarangan mencicipi makanan saat memasak di bulan Ramadan. "Mencicipi makanan itu hukumnya makruh. Dikhawatirkan ada yang tertelan dan membatalkan puasa," katanya.
Terkait penggunaan pil penunda haid agar bisa menjalankan puasa sebulan penuh, ia menyebut bahwa menurut jumhur ulama, lebih baik membiarkan haid datang secara alami. Namun, jika tetap ingin mengonsumsinya, hal itu tidak dilarang selama tidak membahayakan kesehatan.
Baca Juga: Ustazah Khusnul Khotimah Jelaskan Peran Perempuan dalam Ramadan
"Lebih baik konsultasikan dulu kepada dokter sebelum mengonsumsi pil penunda haid," pesannya.
Di akhir ceramahnya, Ustazah Nurhasanah mengajak para perempuan untuk memanfaatkan Ramadan sebaik mungkin. "Belum tentu kita bisa bertemu Ramadan tahun depan. Maka, ayo berlomba-lomba menjadi wanita yang dirindukan surga," tutupnya.
Program Kultum Ramadhan Akurat.co ini tayang setiap hari selama bulan Ramadan pada pukul 17.30 WIB, didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Jamkrindo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Ijazah Gibran Dipersoalkan, Politisi PSI Singgung Riwayat Pendidikan BJ Habibie
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi









