Akurat

Gerhana Bulan Total 14 Maret 2025, Fenomena Blood Moon yang Langka

Fajar Rizky Ramadhan | 12 Maret 2025, 07:14 WIB
Gerhana Bulan Total 14 Maret 2025, Fenomena Blood Moon yang Langka

AKURAT.CO Gerhana bulan total 14 Maret 2025, sebagian penduduk Bumi akan disuguhi pemandangan langit yang langka dan menakjubkan.

Bulan akan berubah menjadi warna merah darah dalam fenomena yang dikenal sebagai Blood Moon.

Fenomena ini terjadi akibat gerhana Bulan total, di mana Bumi berada di antara Matahari dan Bulan, menghalangi sebagian besar cahaya Matahari yang mencapai permukaan Bulan.

Proses ini membuat Bulan tidak sepenuhnya gelap, melainkan diselimuti cahaya merah hasil hamburan Rayleigh.

Baca Juga: Eropa Luncurkan Satelit untuk Ciptakan Gerhana Matahari Buatan

“Semakin banyak debu atau awan di atmosfer Bumi selama gerhana, Bulan akan tampak semakin merah. Seolah-olah semua Matahari terbit dan terbenam di dunia diproyeksikan ke Bulan,” kata NASA, dikutip dari IFL Science.

Sayangnya, fenomena langit ini tidak bisa disaksikan dari Indonesia. Wilayah yang beruntung bisa menyaksikan gerhana Bulan total ini meliputi Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, Afrika, dan Oseania.

Sementara itu, sebagian wilayah Asia, Australia, dan Afrika hanya dapat melihat gerhana Bulan sebagian.

Meski begitu, pengamat langit di Indonesia tidak perlu berkecil hati. Gerhana Bulan total berikutnya diprediksi akan terjadi pada 7-8 September 2025, memberi kesempatan bagi masyarakat di wilayah Asia untuk menikmati keindahan Blood Moon secara langsung.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.