Akurat

Kapan Awal Puasa Ramadhan 2025? Ini Jadwal Pemerintah, NU dan Muhammadiyah

Fajar Rizky Ramadhan | 19 Februari 2025, 06:08 WIB
Kapan Awal Puasa Ramadhan 2025? Ini Jadwal Pemerintah, NU dan Muhammadiyah

AKURAT.CO Kapan awal puasa Ramadhan 2025? Apakah ada kesamaan antara pemerintah, Muhammadiyah dan NU?

Menjelang bulan suci Ramadhan 2025, umat Islam di Indonesia bersiap menyambut datangnya waktu puasa.

Penentuan awal Ramadhan seringkali menjadi perhatian utama, mengingat adanya perbedaan metode yang digunakan oleh berbagai organisasi Islam dan pemerintah dalam menetapkan tanggal tersebut.

Penetapan Awal Ramadhan oleh Muhammadiyah

Muhammadiyah, salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia, telah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1446 H akan jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Keputusan ini didasarkan pada metode hisab wujudul hilal, yaitu perhitungan astronomis yang menentukan posisi bulan sudah berada di atas ufuk pada akhir bulan Sya'ban, tanpa memerlukan observasi langsung hilal.

Dengan demikian, warga Muhammadiyah akan memulai ibadah puasa pada tanggal tersebut.

Pendekatan Pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU)

Sementara itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) akan menetapkan awal Ramadhan berdasarkan hasil sidang isbat yang dijadwalkan pada Jumat, 28 Februari 2025.

Baca Juga: Niat Puasa Qadha Ramadhan dalam Bahasa Arab, Latin dan Terjemahannya dan Paling Mudah Dihafal

Sidang isbat ini menggabungkan metode hisab (perhitungan astronomis) dan rukyatul hilal (observasi langsung bulan sabit) untuk memastikan penetapan yang akurat.

Meskipun kalender Hijriah yang diterbitkan Kemenag mengindikasikan bahwa 1 Ramadhan 1446 H kemungkinan besar jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025, keputusan final tetap menunggu hasil sidang isbat tersebut.

Nahdlatul Ulama (NU), organisasi Islam lainnya yang berpengaruh di Indonesia, juga mengikuti metode rukyatul hilal dalam penentuan awal Ramadhan.

Hingga saat ini, NU belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait tanggal mulai puasa tahun ini.

Keputusan mereka akan didasarkan pada hasil pengamatan hilal yang dilakukan pada 28 Februari 2025. Jika hilal terlihat pada tanggal tersebut, NU kemungkinan akan memulai puasa bersamaan dengan Muhammadiyah pada 1 Maret 2025.

Namun, jika hilal tidak terlihat, ada kemungkinan awal puasa akan diundur menjadi Minggu, 2 Maret 2025. 

Potensi Keseragaman Awal Puasa

Terdapat harapan bahwa tahun ini umat Islam di Indonesia dapat memulai puasa Ramadhan secara serentak.

Jika hasil rukyatul hilal pada 28 Februari 2025 menunjukkan kemunculan hilal, maka pemerintah, NU, dan Muhammadiyah kemungkinan akan sepakat memulai puasa pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Keseragaman ini tentunya akan membawa semangat kebersamaan dan persatuan dalam menjalankan ibadah di bulan suci.

Baca Juga: Niat Puasa Pengganti Puasa Ramadhan untuk Wanita yang Haid di Bulan Ramadhan Tahun Lalu

Namun, perbedaan metode dan hasil observasi selalu memungkinkan adanya perbedaan dalam penetapan awal Ramadhan.

Oleh karena itu, umat Islam di Indonesia disarankan untuk mengikuti pengumuman resmi dari organisasi atau otoritas keagamaan yang mereka ikuti, serta tetap menghormati perbedaan yang ada sebagai bagian dari keragaman dalam praktik beragama.

Dengan semangat persatuan dan saling menghormati, mari kita sambut bulan Ramadhan 2025 dengan penuh keikhlasan dan ketakwaan, memperkuat ibadah serta mempererat tali silaturahmi antar sesama.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.