Akurat

Begini Niat Puasa Ayyamul Bidh Nisfu Syaban, Pahalanya Sangat Besar!

Lufaefi | 12 Februari 2025, 06:30 WIB
Begini Niat Puasa Ayyamul Bidh Nisfu Syaban, Pahalanya Sangat Besar!

AKURAT.CO Niat puasa Ayyamul Bidh Nisfu Syaban memiliki pahala yang sangat besar.

Bulan Syaban merupakan salah satu bulan istimewa dalam Islam, karena menjadi gerbang menuju bulan suci Ramadan.

Di dalamnya, terdapat banyak amalan yang sangat dianjurkan, salah satunya adalah puasa ayyamul bidh, terutama saat pertengahan bulan atau yang dikenal dengan Nisfu Syaban.

Puasa ayyamul bidh sendiri merujuk pada puasa yang dilakukan setiap tanggal 13, 14, dan 15 dalam kalender hijriah.

Disebut "ayyamul bidh" atau "hari-hari putih" karena pada malam-malam tersebut, bulan purnama bersinar terang di langit. Puasa ini tidak hanya dianjurkan di bulan Syaban, tetapi juga di bulan-bulan lainnya.

Namun, khusus di bulan Syaban, keutamaannya semakin bertambah karena Rasulullah SAW banyak berpuasa di bulan ini.

Nabi Muhammad SAW bersabda dalam hadis yang diriwayatkan oleh Usamah bin Zaid:

"Aku berkata: Wahai Rasulullah, aku tidak melihatmu banyak berpuasa seperti di bulan Syaban?"

Rasulullah menjawab: "Itu adalah bulan yang sering dilupakan manusia, yaitu antara Rajab dan Ramadan. Bulan itu adalah bulan diangkatnya amal-amal kepada Allah, dan aku ingin amalanku diangkat dalam keadaan aku sedang berpuasa." (HR. An-Nasa’i dan Ahmad).

Hadis ini menunjukkan betapa istimewanya bulan Syaban. Salah satu malam yang paling masyhur dalam bulan ini adalah Nisfu Syaban, yakni malam pertengahan bulan Syaban yang diyakini sebagai malam penuh keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.

Baca Juga: Niat Puasa Ayyamul Bidh Nisfu Syaban di Pagi Hari

Niat Puasa Ayyamul Bidh Nisfu Syaban

Bagi siapa saja yang ingin menjalankan puasa ayyamul bidh di pertengahan bulan Syaban, sangat penting untuk meniatkannya dengan benar. Niat puasa ini bisa diucapkan dalam hati atau dengan lisan sebagai bentuk penguatan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ مِنْ أَيَّامِ الْبِيضِ لِلّٰهِ تَعَالٰى

Nawaitu shauma ghadin min ayyâmil bidh lillâhi ta‘âlâ

Artinya: Aku niat berpuasa besok dari hari-hari putih karena Allah Ta’ala.

Jika puasa ini diniatkan sejak malam hari sebagai puasa sunnah tertentu, maka niatnya bisa berbunyi:

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيضِ لِشَهْرِ شَعْبَانَ لِلّٰهِ تَعَالٰى

Nawaitu shauma ayyâmil bidh li syahri Sya‘bâna lillâhi ta‘âlâ

Artinya: Aku niat puasa ayyamul bidh bulan Syaban karena Allah Ta’ala.

Namun, jika seseorang lupa berniat sejak malam, masih diperbolehkan berniat di pagi hari sebelum masuk waktu zawal (matahari tergelincir ke barat), selama belum makan atau minum sesuatu yang membatalkan puasa.

Keutamaan dan Pahala Puasa Ayyamul Bidh di Nisfu Syaban

Puasa ayyamul bidh memiliki banyak keutamaan, sebagaimana disebutkan dalam hadis Nabi SAW:

"Puasa tiga hari setiap bulan itu seperti puasa sepanjang tahun." (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW juga bersabda:

"Puasa tiga hari pada setiap bulan, itu adalah puasa sepanjang tahun." (HR. An-Nasa’i).

Dari hadis ini, para ulama menjelaskan bahwa seseorang yang berpuasa ayyamul bidh setiap bulan akan mendapatkan pahala seperti puasa sepanjang tahun.

Hal ini karena dalam Islam, setiap amal baik dilipatgandakan pahalanya hingga sepuluh kali lipat, sehingga 3 hari x 10 = 30 hari, sama seperti satu bulan penuh.

Khusus pada Nisfu Syaban, keutamaan ini semakin besar karena Allah SWT menurunkan rahmat dan ampunan-Nya kepada seluruh makhluk. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:

"Sesungguhnya Allah melihat kepada makhluk-Nya pada malam Nisfu Syaban, lalu Dia mengampuni semua makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan." (HR. Ibnu Majah dan Thabrani).

Hadis ini menunjukkan bahwa malam Nisfu Syaban adalah momen yang penuh dengan ampunan dari Allah. Oleh karena itu, mengisi malam tersebut dengan ibadah, doa, dan puasa di siang harinya menjadi amalan yang sangat dianjurkan.

Baca Juga: Bolehkah Niat Puasa Sunnah Senin Sekaligus Qadha Ramadan?

Puasa ayyamul bidh di bulan Syaban, terutama pada pertengahan bulan atau Nisfu Syaban, adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

Dengan niat yang tulus dan ikhlas, seorang Muslim bisa meraih pahala besar, bahkan seperti puasa sepanjang tahun.

Selain itu, Nisfu Syaban juga dikenal sebagai malam penuh keberkahan dan ampunan, sehingga menjalankan puasa pada hari itu bisa menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mempersiapkan diri menyambut Ramadan dengan hati yang bersih.

Semoga Allah SWT memberikan kemudahan bagi kita untuk mengamalkan ibadah ini dan menerima segala amal kebaikan kita.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.