Akurat

Link Nonton Film Indoxxi LK21: Bagaimana Islam Menyikapi Hak Cipta dan Keadilan dalam Berkarya?

Fajar Rizky Ramadhan | 8 Februari 2025, 06:30 WIB
Link Nonton Film Indoxxi LK21: Bagaimana Islam Menyikapi Hak Cipta dan Keadilan dalam Berkarya?

AKURAT.CO Link nonton film Indoxxi LK21 merupakan link yang menyediakan film secara gratis. Meskipun film-film tersebut dinilai ilegal.

Di era digital saat ini, akses terhadap film, musik, dan berbagai karya seni semakin mudah. Namun, kemudahan ini juga menimbulkan dilema etis dan hukum, terutama dalam hal hak cipta.

Banyak orang tergoda untuk menonton film secara gratis melalui situs ilegal seperti Indoxxi dan LK21, tanpa menyadari bahwa tindakan tersebut melanggar hak para kreator.

Islam, sebagai agama yang menjunjung tinggi keadilan, memiliki pandangan yang jelas tentang hak cipta dan bagaimana keadilan dalam berkarya seharusnya ditegakkan.

Dalam Islam, kepemilikan dan hak seseorang atas hasil usahanya sangat dihormati. Al-Qur’an menegaskan pentingnya manusia memperoleh manfaat dari jerih payah mereka sendiri, sebagaimana firman Allah:

للرجال نصيب مما اكتسبوا وللنساء نصيب مما اكتسبن

Artinya: "Bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan." (QS. An-Nisa: 32)

Baca Juga: Link Nonton Film Indoxxi LK21: Antara Hiburan Gratis dan Larangan Islam terhadap Pembajakan

Ayat ini mengajarkan bahwa setiap individu berhak mendapatkan hasil dari usahanya sendiri. Dalam konteks hak cipta, seorang kreator—baik itu pembuat film, musisi, atau penulis—berhak atas manfaat dari karyanya.

Ketika sebuah film diproduksi, banyak pihak yang terlibat, termasuk sutradara, aktor, penulis skenario, editor, dan pekerja lainnya.

Jika karya mereka dibajak dan didistribusikan secara ilegal, mereka kehilangan hak atas usaha yang telah mereka lakukan.

Selain itu, Islam juga melarang perbuatan mengambil hak orang lain tanpa izin. Dalam sebuah hadits, Rasulullah ﷺ bersabda:

من غشنا فليس منا

Artinya: "Barang siapa yang menipu kami, maka ia bukan termasuk golongan kami." (HR. Muslim)

Pembajakan film dapat dikategorikan sebagai bentuk penipuan, karena film yang seharusnya dibeli atau disewa secara sah justru diperoleh secara ilegal.

Tindakan ini merugikan industri film dan para pelaku seni yang menggantungkan hidupnya pada karya-karya mereka.

Islam sangat menekankan nilai kejujuran dalam perdagangan dan interaksi sosial, sehingga mengambil karya orang lain tanpa izin bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam.

Lebih jauh, dalam Islam, keadilan adalah prinsip utama yang harus ditegakkan dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dalam dunia kreatif. Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

إن الله يأمر بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي يعظكم لعلكم تذكرون

Artinya: "Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran, dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran." (QS. An-Nahl: 90)

Prinsip keadilan dalam ayat ini dapat diterapkan dalam dunia hak cipta. Jika seseorang ingin menikmati sebuah karya, maka ia harus melakukannya dengan cara yang adil, yakni dengan membayar atau berlangganan melalui layanan resmi.

Baca Juga: Mau Nonton Film Poor Things Full Movie Sub Indo di Rebahin, Sarangfilm21, LK21 Tidak Aman? Ini 15 Link Nonton Film Gratis dan Legal Diakses

Dengan cara ini, para kreator mendapatkan haknya, dan keadilan dalam berkarya tetap terjaga.

Dengan demikian, Islam memandang bahwa hak cipta adalah bagian dari hak individu yang harus dihormati.

Menonton film bajakan di Indoxxi atau LK21 bukan hanya persoalan hukum negara, tetapi juga terkait dengan prinsip moral dan keadilan dalam Islam.

Menghargai karya orang lain dengan cara yang benar adalah bentuk ibadah dan cerminan dari ketakwaan seseorang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.