Akurat

Apakah Nonton Film di Layarkaca21, LK21, dan IndoXXI Termasuk Perbuatan Dosa?

Lufaefi | 13 Januari 2025, 11:03 WIB
Apakah Nonton Film di Layarkaca21, LK21, dan IndoXXI Termasuk Perbuatan Dosa?

AKURAT.CO Dalam era digital saat ini, akses terhadap hiburan menjadi semakin mudah. Salah satu bentuk hiburan yang populer adalah menonton film melalui platform streaming seperti Layarkaca21, LK21, atau IndoXXI.

Namun, pertanyaan yang sering muncul di kalangan umat Islam adalah, apakah menonton film melalui situs-situs tersebut termasuk perbuatan dosa?

Untuk menjawabnya, kita perlu memahami beberapa aspek, termasuk hukum Islam tentang hak cipta, konten yang ditonton, serta niat dan dampak dari perbuatan tersebut.

Dalam Islam, penghormatan terhadap hak orang lain adalah salah satu prinsip yang sangat ditekankan. Allah berfirman:

وَلَا تَبْخَسُوا النَّاسَ أَشْيَاءَهُمْ وَلَا تَعْثَوْا فِي الْأَرْضِ مُفْسِدِينَ

"Dan janganlah kamu merugikan orang-orang pada hak-haknya dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi." (QS. Hud: 85)

Menonton film melalui situs-situs yang tidak memiliki izin resmi bisa dikategorikan sebagai pelanggaran hak cipta.

Para pembuat film memiliki hak atas karya mereka, dan jika seseorang mengambil manfaat dari karya tersebut tanpa izin, maka hal ini dapat dikategorikan sebagai bentuk kezaliman terhadap hak orang lain.

Baca Juga: Penyebab Kebakaran Hutan Los Angeles dalam Pandangan Islam

Rasulullah ﷺ bersabda:

لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ

"Tidak boleh melakukan sesuatu yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain." (HR. Malik, Ahmad, dan Ibn Majah)

Dalam konteks ini, menonton melalui situs ilegal tidak hanya merugikan pembuat karya, tetapi juga mendukung praktik pelanggaran hukum, yang pada akhirnya merusak tatanan sosial dan ekonomi.

Selain itu, jenis konten yang ditonton juga menjadi faktor penting dalam menentukan apakah suatu perbuatan termasuk dosa atau tidak.

Jika film yang ditonton mengandung unsur yang diharamkan, seperti adegan vulgar, kekerasan berlebihan, atau ajakan kepada kemaksiatan, maka menonton film tersebut tentu berdosa. Allah berfirman:

إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

"Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan dimintai pertanggungjawaban." (QS. Al-Isra: 36)

Namun, jika konten yang ditonton bersifat mendidik, memberikan manfaat, atau sekadar hiburan yang tidak melalaikan dari kewajiban, maka hukumnya bergantung pada niat dan cara mengaksesnya.

Dalam Islam, niat memiliki peran yang sangat besar dalam menentukan nilai amal. Rasulullah ﷺ bersabda:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

"Sesungguhnya amal itu tergantung pada niatnya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Dengan demikian, menonton film di situs ilegal dapat dikategorikan sebagai dosa karena melibatkan pelanggaran hak cipta, mendukung kezaliman, dan seringkali mengandung unsur yang tidak sesuai dengan syariat.

Baca Juga: Penyebab Kebakaran Hutan Los Angeles, Apakah Bentuk Siksa Allah kepada Musuh Palestina?

Sebagai seorang Muslim, kita dianjurkan untuk mencari alternatif yang halal, seperti menggunakan platform streaming resmi yang telah memiliki izin dan mendukung industri secara legal.

Akhirnya, keputusan kembali kepada masing-masing individu. Namun, setiap Muslim diingatkan untuk selalu berhati-hati dalam setiap tindakan agar tidak melanggar hukum syariat maupun hukum negara.

Wallahu a'lam bishawab.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.