Akurat

Nonton Film Bioskop, Perhatikan 5 Hal Ini agar Tidak Terjebak pada Kemaksiatan

Fajar Rizky Ramadhan | 12 Desember 2024, 06:00 WIB
Nonton Film Bioskop, Perhatikan 5 Hal Ini agar Tidak Terjebak pada Kemaksiatan

AKURAT.CO Menonton film di bioskop telah menjadi aktivitas hiburan yang digemari banyak orang.

Namun, sebagai seorang Muslim, penting untuk menjadikan setiap aktivitas, termasuk menonton film, sebagai sesuatu yang bernilai ibadah, bukan sekadar kesenangan duniawi.

Hal ini penting agar kita tidak terjebak dalam kemaksiatan yang justru menjauhkan kita dari keridhaan Allah.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:

إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

"Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semua itu akan dimintai pertanggungjawaban." (QS. Al-Isra: 36)

Ayat ini mengingatkan bahwa setiap aktivitas yang melibatkan pendengaran, penglihatan, dan hati akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak. Maka, saat memilih film untuk ditonton, pastikan isinya tidak bertentangan dengan ajaran Islam.

1. Memilih Film dengan Bijak

Film yang dipenuhi adegan tidak senonoh, kekerasan berlebihan, atau nilai-nilai yang bertentangan dengan Islam harus dihindari. Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ

"Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam." (HR. Bukhari dan Muslim)

Kalimat ini dapat dimaknai secara luas, termasuk memilih tontonan yang membawa kebaikan atau minimal tidak mengandung keburukan.

Baca Juga: Febby Rastanty Pilih Masuk Islam, Belajar Islam Secara Mandiri Meski Beda Keyakinan dengan Ibunya

2. Menjaga Pandangan

Pandangan mata adalah pintu masuk bagi hati. Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّ النَّظْرَةَ سَهْمٌ مِنْ سِهَامِ إِبْلِيسَ

"Sesungguhnya pandangan adalah salah satu panah beracun dari panah-panah Iblis." (HR. Hakim)

Jika sebuah film memiliki konten yang dapat merusak pandangan, seperti aurat yang terbuka, lebih baik meninggalkannya. Menjaga pandangan adalah kewajiban, bahkan dalam konteks hiburan.

3. Menonton Bersama Lingkungan yang Baik

Lingkungan juga memengaruhi pengalaman menonton. Jangan sampai menonton film di bioskop menjadi alasan untuk bergaul dengan orang-orang yang mengajak kepada kemaksiatan. Allah berfirman:

وَاصْبِرْ نَفْسَكَ مَعَ الَّذِينَ يَدْعُونَ رَبَّهُم بِالْغَدَاةِ وَالْعَشِيِّ يُرِيدُونَ وَجْهَهُ

"Dan bersabarlah kamu bersama orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan petang hari demi mengharapkan keridhaan-Nya." (QS. Al-Kahfi: 28).

Pilihlah teman menonton yang dapat saling mengingatkan dalam kebaikan.

4. Memanfaatkan Waktu dengan Bijak

Hiburan yang berlebihan sering kali membuat kita lalai terhadap waktu. Padahal, waktu adalah amanah yang akan dipertanggungjawabkan. Rasulullah SAW bersabda:

نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنَ النَّاسِ: الصِّحَّةُ وَالْفَرَاغُ

"Ada dua kenikmatan yang sering kali dilalaikan oleh manusia: kesehatan dan waktu luang." (HR. Bukhari).

Menonton film boleh saja, tetapi jangan sampai membuat kita meninggalkan shalat, lupa berdzikir, atau melewatkan waktu untuk hal yang lebih bermanfaat.

Baca Juga: Kalender Weton Jawa Desember 2024 Trending, Apa Hukum Meyakini Weton dalam Islam?

5. Mengambil Pelajaran dari Tontonan

Jika film yang dipilih sesuai dengan nilai-nilai Islam, jadikanlah tontonan tersebut sebagai media pembelajaran. Rasulullah SAW bersabda:

الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ

"Orang yang cerdas adalah yang mengoreksi dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah mati." (HR. Tirmidzi)

Tontonan yang baik dapat menginspirasi kita untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan memberikan hikmah dalam kehidupan sehari-hari.

Menonton film di bioskop bukanlah hal yang haram, tetapi harus dilakukan dengan penuh kehati-hatian.

Pilihlah tontonan yang bermanfaat, jaga pandangan, serta jangan lupa memanfaatkan waktu dengan baik.

Dengan memperhatikan hal-hal ini, kita dapat menikmati hiburan tanpa terjerumus dalam kemaksiatan, sekaligus menjadikannya ladang pahala.

Semoga Allah senantiasa memberikan kita petunjuk dalam menjalani setiap aktivitas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.