Akurat

Live Draw Toto Macau 4D Viral, Ini 5 Kerugian Bermain Judi Online dalam Islam

Fajar Rizky Ramadhan | 25 November 2024, 08:00 WIB
Live Draw Toto Macau 4D Viral, Ini 5 Kerugian Bermain Judi Online dalam Islam

AKURAT.CO Fenomena judi online semakin marak, terlebih dengan tren live draw seperti Toto Macau 4D yang viral di kalangan masyarakat.

Hal ini bukan hanya membawa dampak sosial dan ekonomi yang negatif, tetapi juga menimbulkan masalah spiritual yang serius, terutama bagi umat Islam.

Dalam pandangan Islam, judi adalah praktik yang diharamkan karena membawa lebih banyak keburukan daripada kebaikan, sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an dan Hadis.

Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 219:

"يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ ۖ قُلْ فِيهِمَا إِثْمٌ كَبِيرٌ وَمَنَافِعُ لِلنَّاسِ وَإِثْمُهُمَا أَكْبَرُ مِنْ نَفْعِهِمَا"

“Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: 'Pada keduanya terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar daripada manfaatnya.'”

Ayat ini dengan jelas menunjukkan bahwa meskipun judi mungkin tampak memberikan manfaat sesaat, seperti hadiah besar atau kesenangan, dampak negatifnya jauh lebih besar, baik dari segi moral, spiritual, maupun material.

Dalam konteks ini, mari kita renungkan lima kerugian utama dari bermain judi online, seperti Toto Macau 4D, berdasarkan pandangan Islam.

Pertama, judi merusak akidah dan keimanan seseorang. Dalam Surah Al-Ma’idah ayat 90, Allah SWT berfirman:

"يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْأَنْصَابُ وَالْأَزْلَامُ رِجْسٌ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَانِ فَاجْتَنِبُوهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ"

"Wahai orang-orang yang beriman! Sesungguhnya khamar, judi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji dari pekerjaan setan, maka jauhilah itu agar kamu beruntung.”

Baca Juga: Live Draw Toto Macau 4D Masih Terus Trending, Al-Qur’an Tegas Larang Judi Online!

Ayat ini mengingatkan bahwa judi adalah perbuatan setan yang menjauhkan manusia dari jalan Allah. Ketika seseorang terbiasa berjudi, ia lebih mementingkan keberuntungan semu daripada doa dan tawakal kepada Allah.

Kedua, judi menimbulkan kerusakan finansial. Sebagian besar pemain judi terjebak dalam lingkaran hutang dan kehilangan harta benda. Nabi Muhammad SAW bersabda:

"مَنْ قَالَ لِصَاحِبِهِ تَعَالَ أُقَامِرْكَ فَلْيَتَصَدَّقْ"

"Barangsiapa yang berkata kepada temannya, 'Mari kita berjudi,' maka hendaklah dia bersedekah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini mengisyaratkan bahwa perjudian hanya menghasilkan dosa dan keburukan sehingga harus ditebus dengan amal kebaikan. Dalam judi online, banyak orang menghabiskan uang tanpa sadar, berharap mendapat kemenangan besar yang jarang terjadi.

Ketiga, judi menghancurkan hubungan sosial dan keluarga. Seorang penjudi sering kali mengabaikan tanggung jawabnya kepada keluarga dan lingkungannya.

Hal ini menyebabkan konflik dan keretakan dalam hubungan. Rasulullah SAW juga mengingatkan pentingnya menjaga amanah dan tanggung jawab, yang sering dilupakan oleh penjudi.

Keempat, judi menciptakan ketergantungan yang berbahaya. Dalam Surah Al-A’raf ayat 31, Allah SWT berfirman:

"وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ"

"Dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan.”

Judi mendorong seseorang untuk bersikap boros dan kehilangan kontrol diri, yang bertentangan dengan ajaran Islam untuk hidup sederhana dan penuh kesadaran.

Kelima, judi menghilangkan keberkahan dalam hidup. Harta yang diperoleh dari hasil judi tidak memiliki keberkahan dan hanya membawa kesengsaraan. Rasulullah SAW bersabda:

"لَا يَرْبُو صَدَقَةٌ مِنْ سُحْتٍ"

"Tidak akan tumbuh keberkahan pada sedekah yang berasal dari harta haram." (HR. Muslim).

Baca Juga: Live Draw Toto Macau Viral, Islam Tegas Larang Bermain Togel Online!

Harta yang diperoleh dari judi tidak hanya haram tetapi juga mencemari amal perbuatan lain yang dilakukan seseorang.

Melalui penjelasan ini, kita dapat memahami bahwa judi, termasuk dalam bentuk modern seperti judi online, bukan hanya merugikan secara duniawi tetapi juga membawa konsekuensi spiritual yang berat.

Sebagai umat Islam, menjauhi judi adalah langkah nyata untuk mendekatkan diri kepada Allah dan menjaga keberkahan dalam hidup.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.