1. Tauhid sebagai Dasar Kehidupan
Keluarga yang harmonis bermula dari tauhid, yakni keimanan kepada Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang disembah. Tauhid menjadi fondasi seluruh aspek kehidupan keluarga. Dalam Al-Qur'an, Allah berfirman:
وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ"
(Artinya: "Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.") (QS. Ar-Rum: 21).
Ayat ini menunjukkan bahwa cinta dan kasih sayang dalam keluarga adalah bagian dari tanda kekuasaan Allah.
Dengan mendasarkan kehidupan pada tauhid, keluarga akan menjadikan Allah sebagai tujuan utama dalam segala aktivitas, termasuk dalam membangun hubungan harmonis.
2. Menegakkan Keadilan dan Tanggung Jawab
Keadilan adalah prinsip penting dalam keluarga. Suami dan istri memiliki hak dan kewajiban masing-masing yang harus dipenuhi dengan adil. Allah berfirman:
"الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ بِمَا فَضَّلَ اللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَى بَعْضٍ وَبِمَا أَنْفَقُوا مِنْ أَمْوَالِهِمْ ۚ"
(Artinya: "Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum perempuan, karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (perempuan), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka.") (QS. An-Nisa': 34).
Baca Juga: Family by Choice Episode 14 Sub Indo Viral, Bagaimana Pandangan Islam tentang Muslim Menonton Drama Korea?
Pemimpin keluarga harus bertindak adil, tidak sewenang-wenang, dan memenuhi tanggung jawabnya dalam memenuhi kebutuhan material maupun spiritual keluarganya.
3. Mengutamakan Komunikasi dan Musyawarah
Komunikasi yang baik menjadi pilar penting dalam menjaga keharmonisan. Islam menekankan pentingnya musyawarah dalam mengambil keputusan. Allah berfirman,
"وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ ۖ فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ"
(Artinya: "Dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. Kemudian apabila engkau telah membulatkan tekad, maka bertawakallah kepada Allah. Sungguh, Allah mencintai orang yang bertawakal.") (QS. Ali Imran: 159).
Dalam konteks keluarga, musyawarah mencakup keputusan-keputusan besar seperti pendidikan anak, keuangan, atau perencanaan masa depan. Dengan musyawarah, setiap anggota keluarga merasa dihargai dan dihormati pendapatnya.
4. Kasih Sayang dan Saling Menghormati
Kasih sayang adalah inti dari hubungan keluarga. Nabi Muhammad SAW bersabda,
"خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ، وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي"
(Artinya: "Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik terhadap keluarganya, dan aku adalah yang terbaik terhadap keluargaku.") (HR. Tirmidzi).
Kasih sayang diwujudkan melalui perhatian, kelembutan, dan pengorbanan antaranggota keluarga. Suami istri yang saling menghormati akan menciptakan lingkungan yang nyaman bagi anak-anak.
5. Menjaga Akhlak dan Pendidikan Islam
Prinsip terakhir adalah memastikan akhlak dan pendidikan agama ditanamkan dalam keluarga. Rasulullah SAW bersabda:
"كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ"
(Artinya: "Setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya.") (HR. Bukhari dan Muslim).
Baca Juga: Pengemudi yang Acungkan Senpi ke Pengendara Depok Ternyata Sipil, Ngakunya Keluarga Anggota TNI
Orang tua bertanggung jawab untuk mendidik anak-anak agar memiliki akhlak mulia dan memahami ajaran Islam. Dengan pendidikan agama yang baik, keluarga dapat menghadapi tantangan dunia modern tanpa kehilangan nilai-nilai Islam.
Keharmonisan keluarga dalam Islam dibangun di atas fondasi tauhid, keadilan, komunikasi, kasih sayang, dan pendidikan agama.
Dengan menerapkan prinsip-prinsip ini, keluarga tidak hanya akan mencapai kebahagiaan duniawi tetapi juga menjadi ladang amal yang mengantarkan mereka kepada surga.
Allah SWT telah memberikan pedoman yang sempurna untuk menciptakan keluarga yang penuh berkah. Mari kita berusaha untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.