Akurat

Video Viral Lydia Onic Diburu Netizen, Apa Hukum Menonton Video Syur dalam Islam?

Fajar Rizky Ramadhan | 11 November 2024, 06:30 WIB
Video Viral Lydia Onic Diburu Netizen, Apa Hukum Menonton Video Syur dalam Islam?

 

AKURAT.CO Belakangan ini, masyarakat Indonesia ramai membicarakan video viral yang melibatkan seorang selebritas media sosial yang dikenal sebagai Lydia Onic.

Video tersebut diburu oleh banyak orang, dan ini menimbulkan banyak diskusi tentang etika dan hukum dalam Islam terkait tindakan menonton video syur.

Pertanyaan utama yang muncul adalah, "Apa sebenarnya hukum menonton video syur dalam Islam?"

Dalam Islam, menjaga pandangan adalah hal yang sangat ditekankan. Allah berfirman dalam Surah An-Nur ayat 30-31:

قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا يَصْنَعُونَ

"Katakanlah kepada laki-laki yang beriman: 'Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.'"

Ayat ini menunjukkan perintah yang jelas bagi umat Islam untuk menahan pandangan mereka dari hal-hal yang tidak pantas dan menjaga kesucian diri.

Melihat sesuatu yang berbau pornografi atau video syur adalah bentuk pelanggaran atas perintah ini.

Melihat konten yang bersifat seksual bisa menimbulkan nafsu yang tidak terkendali dan dapat membawa seseorang kepada tindakan dosa lebih lanjut.

Baca Juga: Dugaan Video Viral Lydia Onic, Apa Hukum Menyebarkan Video Syur dalam Islam?

Selain itu, Nabi Muhammad SAW juga bersabda dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim:

"Sesungguhnya pandangan (mata) itu adalah panah beracun dari panah-panah iblis. Barang siapa yang menundukkan pandangannya karena Allah, niscaya Allah akan memberikan kenikmatan dalam hatinya yang ia dapatkan hingga hari Kiamat."

Hadis ini memberikan peringatan bahwa pandangan yang tidak terjaga bisa menjadi alat iblis untuk menjerumuskan manusia dalam kemaksiatan.

Oleh karena itu, setiap umat Islam dianjurkan untuk menjaga pandangan demi mencegah diri dari berbagai godaan dan bahaya spiritual yang mungkin muncul.

Menonton video syur atau video yang mengandung unsur pornografi juga berisiko menimbulkan dampak psikologis yang negatif, seperti kecanduan dan ketergantungan pada konten seksual.

Islam sebagai agama yang mengajarkan untuk menjaga kebersihan hati dan pikiran sangat memperhatikan dampak buruk dari konten semacam itu. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Mu’minun ayat 3:

وَٱلَّذِينَ هُمْ عَنِ ٱللَّغْوِ مُعْرِضُونَ

"Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna."

Ayat ini mengingatkan kita bahwa sebaiknya umat Islam menghindari hal-hal yang sia-sia, termasuk menonton video yang tidak memberikan manfaat bagi kehidupan dunia maupun akhirat.

Perbuatan yang sia-sia, terlebih lagi yang menimbulkan dosa, akan membawa kerugian bagi pelakunya baik di dunia maupun di akhirat.

Baca Juga: Kata Kunci 'Yandex Browser' Viral, Islam Larang Menontonnya Jika Isinya Video Syur

Islam memandang pentingnya menjaga kesucian diri, baik secara fisik maupun mental. Dalam situasi seperti ini, menonton video yang tidak pantas tidak hanya melanggar ajaran agama tetapi juga menodai kesucian jiwa seseorang. Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Isra’ ayat 32:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَىٰٓ ۖ إِنَّهُۥ كَانَ فَـٰحِشَةًۭ وَسَآءَ سَبِيلًا

"Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk."

Menonton video syur dapat dikategorikan sebagai perilaku yang mendekati zina, karena tindakan ini membuka pintu untuk munculnya hawa nafsu yang tak terkendali dan bisa menggiring kepada tindakan yang lebih buruk.

Maka, dalam Islam, menjaga pandangan dan menghindari segala sesuatu yang dapat menjerumuskan ke dalam perbuatan zina adalah hal yang wajib.

Secara keseluruhan, menonton video syur adalah perbuatan yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam.

Allah dan Rasul-Nya telah memberikan arahan yang jelas mengenai pentingnya menjaga pandangan dan menjauhi hal-hal yang dapat menimbulkan nafsu.

Dengan mengikuti perintah Allah dan menjauhi hal-hal yang dilarang, seorang Muslim akan menjaga dirinya dari berbagai dosa dan kerusakan jiwa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.