Video Gus Miftah Menoyor Istrinya Viral, Dapat Kecaman Netizen

AKURAT.CO Sebuah video Gus Miftah yang menoyor kepala istrinya, Ning Astuti, saat menonton konser musik viral di media sosial.
Dalam video tersebut, Gus Miftah tampak melakukan tindakan tersebut, dan keduanya tertawa setelahnya.
Namun, video tersebut memancing beragam komentar dari masyarakat, mengingat Gus Miftah adalah seorang pendakwah.
Banyak netizen yang menganggap tindakan itu sebagai bentuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Menanggapi tuduhan tersebut, Gus Miftah dengan tegas membantahnya dan memberikan penjelasan mengenai kronologi kejadian yang sebenarnya.
"Kok gampang banget mem-framing, memfitnah orang, yang jelas-jelas itu adalah fitnah. Itu di acara ulang tahun pondok. Saya malah enggak tahu kalau ada video viral. Katanya saya noyor istri lah, saya mukul istri lah, macam-macam. Posisinya saat itu saya sama istri lagi happy di acara itu karena alhamdulillah pondok kita bisa dihadiri sama Pak Presiden. Tahun kemarin dihadiri Pak Prabowo," ujar Gus Miftah dikutip dari keterangan media, Selasa (8/10/2024).
Baca Juga: Waktu Sholat Jakarta Hari Ini, Selasa 8 Oktober 2024: Dari Subuh hingga Isya
Gus Miftah menjelaskan bahwa video yang beredar telah diedit, sehingga gerakannya tampak lebih cepat dan kasar dibandingkan dengan kejadian aslinya.
"Itu kan jadi ramai mungkin kalau saya lihat salah satunya karena ada yang ngedit ininya (gerakannya) dicepetin gitu lho. Sehingga, seolah-olah saya sama istri berantem atau apa," lanjut dia.
Gus Miftah menegaskan hubungan rumah tangganya dengan Ning Astuti sangat baik. Bahkan, Gus Miftah menyebut istrinya justru tertawa saat mengetahui video tersebut viral.
"Istri malah ketawa. Itu malah justru keseharian saya sama istri karena dalam rumah tangga itu ada bahasa begini: Suami yang baik itu karakternya adalah ketika di rumah. Ketika sama istri dia menjadi penghibur yang baik untuk istrinya'," ungkap dia.
"Jadi itu satu hal yang saya sama istri itu hampir setiap hari guyonnya seperti itu," sambungnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









