Akurat

Viral Pemilihan Trans Queen Gorontalo, Apa Respons Al-Qur'an?

Fajar Rizky Ramadhan | 14 September 2024, 13:56 WIB
Viral Pemilihan Trans Queen Gorontalo, Apa Respons Al-Qur'an?

AKURAT.CO Fenomena kontes pemilihan Trans Queen di Gorontalo telah memicu perdebatan luas di tengah masyarakat Indonesia, terutama terkait dengan nilai-nilai agama yang dianut oleh mayoritas penduduk.

Islam, sebagai agama yang diikuti oleh mayoritas penduduk Indonesia, memiliki pandangan yang tegas mengenai isu-isu terkait identitas gender dan ekspresi seksual.

Lalu bagaimana respons Al-Qur'an terhadap fenomena ini?

Pandangan Islam tentang Gender dan Identitas

Al-Qur'an mengajarkan bahwa Allah menciptakan manusia dalam dua jenis kelamin, laki-laki dan perempuan, dan keduanya memiliki peran yang telah ditetapkan dalam masyarakat. Dalam Surah Al-Hujurat ayat 13, Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

“Wahai manusia! Sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, dan Kami menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal. Sesungguhnya yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa. Sungguh, Allah Maha Mengetahui, Maha Teliti.” (QS. Al-Hujurat: 13)

Ayat ini menegaskan bahwa manusia diciptakan dalam dua jenis kelamin, yaitu laki-laki dan perempuan, dan perbedaan ini merupakan bagian dari tatanan ciptaan Allah yang seharusnya dihormati dan dijaga.

Baca Juga: Chikita Meidy Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pencemaran Nama Baik, Apa Hukum Islam terkait Mencemarkan Nama Baik Seseorang?

Larangan Merubah Ciptaan Allah

Dalam Islam, setiap bentuk perubahan terhadap ciptaan Allah yang telah ditetapkan dipandang sebagai tindakan yang tidak dibenarkan.

Salah satu dalil yang sering dikutip terkait dengan hal ini adalah Surah An-Nisa ayat 119, di mana Iblis berjanji akan mengajak manusia untuk merubah ciptaan Allah:

وَلَأُمَنِّيَنَّهُمْ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُبَتِّكُنَّ آذَانَ الْأَنْعَامِ وَلَآمُرَنَّهُمْ فَلَيُغَيِّرُنَّ خَلْقَ اللَّهِ ۚ وَمَن يَتَّخِذِ الشَّيْطَانَ وَلِيًّا مِّن دُونِ اللَّهِ فَقَدْ خَسِرَ خُسْرَانًا مُّبِينًا

"Dan sungguh, akan aku perdayakan mereka, dan akan aku suruh mereka (memotong telinga-telinga hewan ternak), lalu benar-benar mereka memotongnya, dan akan aku suruh mereka (merubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka merubahnya." (QS. An-Nisa: 119)

Ayat ini memperingatkan manusia untuk tidak terperdaya oleh godaan setan yang mendorong untuk merubah ciptaan Allah, termasuk dalam hal merubah gender atau identitas diri yang telah ditetapkan oleh Allah.

Penegasan Tentang Peran Gender dalam Syariat Islam

Dalam ajaran Islam, peran laki-laki dan perempuan juga dijelaskan dengan sangat spesifik. Setiap jenis kelamin memiliki hak dan kewajiban yang sesuai dengan fitrahnya.

Hal ini diperjelas dalam Surah An-Nur ayat 31, di mana Allah memberikan arahan kepada kaum wanita untuk menjaga kehormatan dan aurat mereka:

وَقُل لِّلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا ۖ وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَىٰ جُيُوبِهِنَّ

"Dan katakanlah kepada wanita yang beriman, hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya.” (QS. An-Nur: 31)

Dalam konteks kontes kecantikan yang melibatkan kaum transgender, ayat ini memberikan peringatan bahwa syariat Islam menekankan pentingnya menjaga kehormatan dan batasan yang telah ditetapkan, baik bagi laki-laki maupun perempuan.

Kontes Trans Queen yang viral di Gorontalo menjadi kontroversi di kalangan masyarakat yang memegang teguh ajaran agama Islam.

Berdasarkan dalil-dalil yang disebutkan di atas, jelas bahwa Islam mengajarkan tentang pentingnya menjaga fitrah manusia sebagai laki-laki atau perempuan sesuai dengan ketetapan Allah.

Setiap upaya untuk merubah atau mengaburkan identitas gender dipandang sebagai pelanggaran terhadap ketetapan ilahi.

Baca Juga: Ramai Perundungan PPDS Undip, Apa Hukum Melakukan Perundungan dalam Islam?

Di sisi lain, penting juga untuk diingat bahwa dalam menyikapi fenomena ini, umat Islam diajarkan untuk berdakwah dengan cara yang baik dan bijaksana. Sebagaimana firman Allah dalam Surah An-Nahl ayat 125:

ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ

"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang baik." (QS. An-Nahl: 125)

Dengan demikian, meskipun Islam menolak fenomena ini, umat Islam tetap dituntut untuk berdialog dan menyampaikan pandangan mereka dengan penuh hikmah dan kasih sayang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.