Akurat

Khutbah Jumat: Maulid Nabi, Upaya Meneladani Sifat Rasulullah Saw

Fajar Rizky Ramadhan | 13 September 2024, 06:47 WIB
Khutbah Jumat: Maulid Nabi, Upaya Meneladani Sifat Rasulullah Saw

AKURAT.CO Khutbah Jumat adalah salah satu rukun dari pelaksanaan ibadah shalat Jumat. Berikut naskah khutbah Jumat tentang Maulid Nabi Muhammad Saw.

Khutbah Pertama:

الحمد لله رب العالمين، الحمد لله الذي هدانا لهذا وما كنا لنهتدي لولا أن هدانا الله، أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وأصحابه أجمعين.

Amma ba’du.

Hadirin yang dirahmati Allah, marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa. Semoga kita termasuk di dalam golongan tersebut, aamiin.

Hari ini, kita berkumpul di masjid ini dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Saw, yaitu hari kelahiran Nabi kita, teladan kita, junjungan kita, Nabi Muhammad Saw.

Maulid Nabi adalah momen penting bagi kita sebagai umat Islam untuk mengingat kembali betapa mulianya akhlak dan kepribadian beliau. Selain itu, Maulid Nabi juga adalah waktu yang tepat bagi kita untuk mengevaluasi sejauh mana kita telah meneladani sifat-sifat Rasulullah dalam kehidupan kita sehari-hari.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِي رَسُولِ اللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللَّهَ وَالْيَوْمَ الْآخِرَ وَذَكَرَ اللَّهَ كَثِيرًا

"Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah." (QS. Al-Ahzab: 21)

Baca Juga: Jadwal Sholat Hari Jumat, 13 September 2024 untuk Wilayah Jabodetabek

Ayat ini menegaskan bahwa Rasulullah Saw. adalah teladan yang sempurna dalam setiap aspek kehidupan.

Beliau adalah sosok yang penuh dengan kasih sayang, lemah lembut, sabar, dan penuh dengan rasa syukur kepada Allah SWT. Di antara sifat-sifat utama Rasulullah yang harus kita teladani adalah sebagai berikut:

  1. Sidq (Jujur)
    Rasulullah Saw. dikenal sebagai "Al-Amin", yaitu orang yang terpercaya. Kejujuran beliau dalam perkataan dan perbuatan adalah salah satu sifat yang paling menonjol. Dalam kehidupan sehari-hari, kita harus mencontoh sifat jujur ini, baik dalam berinteraksi dengan sesama manusia maupun dalam bermuamalah.

  2. Amanah (Bertanggung Jawab)
    Rasulullah selalu memegang amanah yang diberikan kepadanya dengan sangat baik. Sebagai umatnya, kita harus menjadi orang yang amanah, baik dalam urusan kecil maupun besar.

  3. Tabligh (Menyampaikan Kebenaran)
    Rasulullah Saw. selalu menyampaikan wahyu Allah dengan benar tanpa menyembunyikan apapun. Tugas kita adalah menyampaikan kebenaran dan berdakwah dengan hikmah, penuh kelembutan dan kasih sayang.

  4. Fathanah (Cerdas)
    Rasulullah Saw. adalah sosok yang cerdas, bukan hanya dalam ilmu agama, tetapi juga dalam strategi dan pendekatan kehidupan sehari-hari. Kita harus senantiasa belajar dan meningkatkan pengetahuan, baik ilmu agama maupun ilmu dunia, agar kita bisa menjalani kehidupan ini dengan bijaksana.

Hadirin yang dirahmati Allah, Dengan meneladani sifat-sifat Rasulullah Saw., kita tidak hanya akan mendapatkan ridha Allah, tetapi juga akan mampu membangun masyarakat yang harmonis, adil, dan sejahtera. Rasulullah Saw. adalah contoh terbaik dalam segala hal. Mari kita merenungkan apakah kita sudah meniru sifat-sifat beliau dalam kehidupan kita sehari-hari?

Baca Juga: Naskah Khutbah Jumat: Kemerdekaan yang Hakiki untuk Masa Depan Bangsa dan Negara

Kita hidup di zaman yang penuh tantangan. Banyak di antara kita yang lebih mengedepankan kepentingan pribadi dan melupakan nilai-nilai kejujuran, amanah, dan kasih sayang. Oleh karena itu, peringatan Maulid Nabi adalah kesempatan yang tepat untuk memperbaiki diri dan kembali ke jalan yang telah dicontohkan oleh Rasulullah Saw.

Hadirin sekalian, Semoga kita semua diberikan kekuatan oleh Allah untuk dapat meneladani Rasulullah dalam kehidupan kita, baik dalam urusan ibadah maupun muamalah sehari-hari. Aamiin.

Aqoolu qauli haadza wastaghfirullaha lii walakum walisaa'iril muslimin wal muslimat, faastaghfiruhu innahu huwal ghafuurur rahiim.

Khutbah Kedua:

الحمد لله، الحمد لله حمدا طيبا كثيرا مباركا فيه كما يحب ربنا ويرضى، أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وأصحابه أجمعين.

Amma ba’du.

Hadirin yang dimuliakan oleh Allah, Marilah kita senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita, terutama nikmat iman dan Islam. Tidak lupa, marilah kita terus bershalawat kepada Nabi Muhammad Saw. sebagai wujud cinta kita kepada beliau.

Pada khutbah pertama tadi, kita telah membahas beberapa sifat utama Rasulullah Saw. yang perlu kita teladani. Pada khutbah kedua ini, saya ingin menegaskan kembali bahwa meneladani Rasulullah bukanlah pilihan, tetapi sebuah kewajiban bagi setiap muslim. Keberhasilan kita dalam meneladani beliau tidak hanya akan membawa kita kepada kebahagiaan di dunia, tetapi juga di akhirat kelak.

Sebagai umat yang mencintai Rasulullah Saw., kita harus berusaha semaksimal mungkin untuk meniru akhlak beliau. Dengan meneladani sifat-sifat Rasulullah Saw., kita akan menjadi pribadi yang lebih baik, keluarga yang harmonis, dan masyarakat yang damai.

Oleh karena itu, marilah kita memperbanyak shalawat kepada Rasulullah Saw., mempelajari sejarah hidupnya, dan berusaha menerapkan ajarannya dalam setiap aspek kehidupan kita.

اللهم اغفر لنا ذنوبنا ولإخواننا الذين سبقونا بالإيمان، ولا تجعل في قلوبنا غلا للذين آمنوا، ربنا إنك رؤوف رحيم.

اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آله وأصحابه أجمعين.

عباد الله، إن الله يأمر بالعدل والإحسان وإيتاء ذي القربى وينهى عن الفحشاء والمنكر والبغي، يعظكم لعلكم تذكرون. فاذكروا الله العظيم يذكركم، واشكروه على نعمه يزدكم، ولذكر الله أكبر والله يعلم ما تصنعون.

Hadirin sekalian, Marilah kita tutup khutbah ini dengan doa kepada Allah, semoga kita semua senantiasa diberikan petunjuk dan kekuatan untuk terus meneladani Rasulullah Saw. dalam segala aspek kehidupan. Aamiin ya Rabbal 'alamin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.