5 Prinsip dalam Memilih Pemimpin Daerah Menurut Islam

AKURAT.CO Dalam Islam, memilih pemimpin adalah tanggung jawab yang besar karena pemimpin akan mengemban amanah untuk memimpin dan menyejahterakan masyarakat.
Ada beberapa prinsip yang bisa dijadikan pedoman dalam memilih pemimpin daerah menurut Islam. Berikut ini adalah lima prinsip utama beserta dalil-dalil dari Al-Qur'an dan Hadis:
1. Adil dan Jujur
Prinsip keadilan merupakan syarat mutlak dalam memilih pemimpin. Pemimpin yang adil akan memastikan hak-hak masyarakat terpenuhi dan menegakkan hukum tanpa pandang bulu.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an:
إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُكُمْ أَنْ تُؤَدُّوا الْأَمَانَاتِ إِلَىٰ أَهْلِهَا وَإِذَا حَكَمْتُمْ بَيْنَ النَّاسِ أَنْ تَحْكُمُوا بِالْعَدْلِ
"Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya, dan (menyuruh kamu) apabila menetapkan hukum di antara manusia supaya kamu menetapkan dengan adil." (QS. An-Nisa: 58).
Baca Juga: 5 Sifat dan Tabiat Buruk Manusia di dalam Al-Qur'an
2. Bertaqwa kepada Allah
Pemimpin yang bertaqwa akan selalu merasa diawasi oleh Allah SWT, sehingga setiap tindakannya akan berdasarkan ketakwaan, menjauhi yang haram, dan melaksanakan yang diperintahkan oleh Allah.
Allah SWT berfirman:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ
"Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kamu kepada Allah dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar." (QS. At-Taubah: 119)
3. Berilmu dan Berpengalaman
Seorang pemimpin harus memiliki ilmu dan pengalaman yang cukup untuk menjalankan tugas kepemimpinannya. Ilmu yang dimaksud adalah ilmu yang bermanfaat baik dalam urusan dunia maupun akhirat.
Allah SWT berfirman:
...قَالَ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ إِنَّ الْخِزْيَ الْيَوْمَ وَالسُّوءَ عَلَى الْكَافِرِينَ
"Berkata orang-orang yang dianugerahi ilmu: 'Sesungguhnya kehinaan pada hari ini dan hari kiamat menimpa orang-orang yang kafir.'”(QS. An-Nahl: 27)
4. Memiliki Sifat Amanah
Amanah merupakan sifat penting yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Pemimpin yang amanah akan melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan tidak akan berkhianat terhadap kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat.
Rasulullah SAW bersabda:
كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ...
“Setiap dari kalian adalah pemimpin, dan setiap dari kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya...” (HR. Bukhari dan Muslim)
Baca Juga: 4 Teladan Rasulullah dalam Menjaga Kebersihan dan Keharuman Badan
5. Berakhlak Mulia
Akhlak yang mulia adalah cerminan dari iman seseorang. Pemimpin dengan akhlak yang baik akan menjadi teladan bagi masyarakatnya dan mampu menciptakan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.
Rasulullah SAW bersabda:
إِنَّمَا بُعِثْتُ لِأُتَمِّمَ صَالِحَ الأَخْلاقِ
"Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia." (HR. Ahmad)
Memilih pemimpin daerah bukan hanya soal siapa yang populer atau memiliki kekuasaan. Dalam Islam, pemimpin dipilih berdasarkan kualitas spiritual, moral, dan intelektualnya.
Dengan mengikuti prinsip-prinsip di atas, diharapkan pemimpin yang terpilih mampu membawa daerah dan masyarakat menuju kesejahteraan yang diridhai Allah SWT.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









