5 Prinsip Demonstrasi yang Sesuai Syariat Islam

AKURAT.CO Dalam Islam, menyampaikan pendapat merupakan hak setiap individu, termasuk melalui demonstrasi.
Namun, Islam memiliki prinsip-prinsip tertentu yang harus dipatuhi untuk memastikan bahwa tindakan tersebut sesuai dengan syariat.
Berikut ini adalah lima prinsip demonstrasi yang sesuai dengan syariat Islam:
1. Niat yang Ikhlas
Setiap perbuatan dalam Islam harus didasari oleh niat yang ikhlas karena Allah SWT. Demonstrasi yang dilakukan harus bertujuan untuk menegakkan kebenaran dan keadilan, bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: "إنما الأعمال بالنيات وإنما لكل امرئ ما نوى"
"Sesungguhnya amal perbuatan itu tergantung pada niatnya, dan setiap orang hanya akan mendapatkan apa yang ia niatkan." (HR. Bukhari dan Muslim).
Baca Juga: Apa Hukum Aparat yang Anarkis kepada Rakyat saat Demo?
2. Tidak Melakukan Kekerasan
Islam mengajarkan umatnya untuk menahan diri dari melakukan tindakan kekerasan atau merusak ketika berdemonstrasi. Demonstrasi harus dilakukan dengan cara yang damai dan tanpa kekerasan.
قال الله تعالى: "وَلاَ تَعْتَدُواْ إِنَّ اللّهَ لاَ يُحِبُّ الْمُعْتَدِينَ"
"Dan janganlah kamu melampaui batas, sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas." (QS. Al-Baqarah: 190)
3. Menjaga Tata Tertib dan Etika
Dalam Islam, menjaga tata tertib dan etika sangat penting. Saat berdemonstrasi, peserta harus menghormati hukum yang berlaku dan menjaga sopan santun dalam menyampaikan pendapat.
قال الله تعالى: "ادْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ"
"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang baik." (QS. An-Nahl: 125)
4. Menghindari Fitnah dan Provokasi
Dalam setiap aksi, penting untuk menghindari fitnah dan provokasi yang dapat menimbulkan kerusuhan. Menyampaikan pendapat harus dilakukan dengan cara yang jujur dan tidak menimbulkan fitnah.
قال الله تعالى: "وَالْفِتْنَةُ أَشَدُّ مِنَ الْقَتْلِ"
"Dan fitnah itu lebih besar bahayanya daripada pembunuhan." (QS. Al-Baqarah: 191).
Baca Juga: Dugaan Perselingkuhan Azizah Salsha, Bagaimana Sikap Suami saat Istri Berselingkuh menurut Islam?
5. Memperhatikan Kepentingan Umum
Dalam Islam, kepentingan umum (maslahat) harus selalu didahulukan. Demonstrasi yang dilakukan harus mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat luas dan tidak menimbulkan kerugian bagi banyak orang.
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: "لا ضرر ولا ضرار"
"Tidak boleh melakukan sesuatu yang membahayakan diri sendiri dan orang lain." (HR. Ibnu Majah)
Dengan mengikuti prinsip-prinsip ini, demonstrasi yang dilakukan akan lebih sejalan dengan ajaran Islam dan dapat menjadi sarana yang efektif untuk menyuarakan kebenaran serta keadilan dengan cara yang diridhai oleh Allah SWT.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









