Akurat

Naskah Khutbah Jumat: Memperingati Kemerdekaan untuk Indonesia Maju

Fajar Rizky Ramadhan | 16 Agustus 2024, 08:49 WIB
Naskah Khutbah Jumat: Memperingati Kemerdekaan untuk Indonesia Maju

AKURAT.CO Berikut ini adalah naskah khutbah Jumat dengan tema kemerdekaan. Cocok untuk khutbah Jum'at hari ini, Jumat (16/8/2024) menjelang upacara dan peringatan kemerdekaan Indonesia.

Khutbah Jum'at Pertama

الحمد لله، الحمد لله الذي أحيانا وأماتنا، وله الملك وله الحمد، وبيده الخير وهو على كل شيء قدير. أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله. اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى آله وأصحابه أجمعين.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena atas nikmat-Nya kita masih diberikan kesempatan untuk hadir di masjid ini, melaksanakan kewajiban shalat Jum’at dalam keadaan sehat wal afiat. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya hingga akhir zaman.

Marilah pada kesempatan ini kita sama-sama meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dengan takwa yang sebenarnya.

Jamaah Jum’at yang dirahmati Allah,

Hari-hari ini kita berada dalam suasana memperingati kemerdekaan negara kita, Indonesia, yang pada 17 Agustus nanti genap berusia 79 tahun. Kemerdekaan ini adalah rahmat dan karunia besar dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, yang harus kita syukuri dan isi dengan hal-hal yang positif demi kemajuan bangsa dan negara.

Baca Juga: Kepala BPIP Yudian Wahyudi Lulusan Perguruan Tinggi Mana?

Namun, perlu kita renungkan bersama bahwa kemerdekaan ini bukanlah hadiah yang diberikan secara cuma-cuma. Kemerdekaan diraih melalui perjuangan panjang dan pengorbanan besar dari para pahlawan dan pendahulu kita. Mereka mengorbankan harta, tenaga, pikiran, bahkan nyawa demi satu tujuan mulia, yaitu membebaskan negeri ini dari penjajahan, serta mewujudkan kemerdekaan yang penuh harkat dan martabat.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda dalam sebuah hadits:

لَا يَشْكُرُ اللَّهَ مَنْ لَا يَشْكُرُ النَّاسَ

"Tidak bersyukur kepada Allah orang yang tidak berterima kasih kepada sesama manusia." (HR. Ahmad)

Oleh karena itu, sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah dan penghargaan kita kepada para pahlawan, kita harus menjaga dan mengisi kemerdekaan ini dengan terus berupaya memajukan bangsa Indonesia. Tugas ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau pihak tertentu saja, melainkan menjadi tanggung jawab kita semua sebagai umat Islam dan warga negara Indonesia.

Jamaah sekalian yang dirahmati Allah,

Islam mengajarkan kepada kita untuk menjadi umat yang maju, baik dari segi akhlak, ilmu pengetahuan, ekonomi, maupun sosial. Dalam Al-Qur’an, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ

"Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya." (QS. An-Najm: 39)

Ayat ini mengingatkan kita bahwa kemajuan hanya dapat dicapai melalui usaha dan kerja keras. Kita tidak boleh berdiam diri, apalagi hanya mengandalkan bantuan dari pihak lain. Kita harus memiliki semangat juang, bekerja keras, dan bersatu padu untuk membangun negeri ini agar menjadi negara yang maju, adil, dan makmur.

Selain itu, kita juga harus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Indonesia adalah negara yang kaya akan keragaman suku, agama, dan budaya. Keragaman ini adalah kekuatan jika kita mampu menjaganya dengan baik. Jangan sampai kita terpecah belah hanya karena perbedaan. Sebaliknya, mari kita jadikan perbedaan ini sebagai modal untuk saling melengkapi dan memperkuat satu sama lain dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.

Khutbah Jum'at Kedua

الحمد لله، الحمد لله على إحسانه، والشكر له على توفيقه وامتنانه. أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله.

Jamaah Jum’at yang dimuliakan Allah,

Di akhir khutbah ini, marilah kita berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala agar senantiasa memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua, serta menjadikan kita sebagai hamba-hamba-Nya yang pandai bersyukur dan mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang diridhai-Nya.

Baca Juga: Fakta tentang Israel, Penjajah di Palestina yang Tidak Memiliki Jiwa Kemanusiaan dan Hati Nurani

اللهم اغفر للمسلمين والمسلمات، والمؤمنين والمؤمنات، الأحياء منهم والأموات، إنك سميع قريب مجيب الدعوات.

Ya Allah, jadikanlah negara kami ini negara yang aman, makmur, dan sejahtera. Jauhkanlah kami dari segala bentuk perpecahan dan permusuhan. Satukanlah hati kami dalam semangat kebersamaan dan persatuan untuk membangun Indonesia yang lebih baik dan maju.

ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة وقنا عذاب النار، سبحان ربك رب العزة عما يصفون، وسلام على المرسلين، والحمد لله رب العالمين.

Amin ya Rabbal ‘Alamin.

أقيموا الصلاة.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.