Akurat

Jika Tuhan Maha Pengampun, Apakah Ada Dosa yang Tidak Bisa Diampuni?

Fajar Rizky Ramadhan | 1 Agustus 2024, 12:00 WIB
Jika Tuhan Maha Pengampun, Apakah Ada Dosa yang Tidak Bisa Diampuni?

AKURAT.CO Dalam banyak tradisi agama, konsep pengampunan ilahi merupakan salah satu pilar penting. Khususnya dalam Islam, Allah dikenal sebagai Tuhan Yang Maha Pengampun (Al-Ghaffar) dan Maha Penyayang (Ar-Rahman).

Namun, muncul pertanyaan apakah ada dosa yang tidak bisa diampuni oleh Tuhan?

Untuk menjawab pertanyaan ini, kita dapat merujuk pada Al-Quran dan hadis Nabi Muhammad SAW. Dalam Al-Quran, Allah SWT berfirman:

إِنَّ اللَّهَ لا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَن يَشَاءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا

Artinya: "Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Barang siapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh, dia telah berbuat dosa yang besar." (Surat An-Nisa, 4:48).

Baca Juga: Jika Tuhan Maha Kuasa, Kenapa Masih Ada Orang Miskin dan Menderita?

Ayat ini secara jelas menyatakan bahwa dosa syirik, yaitu menyekutukan Allah dengan sesuatu, adalah dosa yang tidak diampuni jika seseorang meninggal dalam keadaan melakukan syirik tanpa bertaubat. Syirik dianggap sebagai dosa besar karena mengingkari keesaan dan kekuasaan Allah.

Rasulullah SAW juga menegaskan hal ini dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Mas'ud RA:

مَنْ مَاتَ يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا دَخَلَ النَّارَ

Artinya: "Barang siapa yang mati dalam keadaan mempersekutukan Allah dengan sesuatu, dia akan masuk neraka." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini memperkuat pernyataan bahwa dosa syirik adalah dosa yang tidak dapat diampuni jika tidak ada taubat yang tulus sebelum kematian.

Selain syirik, Islam mengajarkan bahwa Allah Maha Pengampun atas segala dosa lainnya jika seseorang bertaubat dengan tulus. Dalam Al-Quran, Allah SWT berfirman:

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Artinya: "Katakanlah, 'Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dialah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang.'" (Surat Az-Zumar, 39:53).

Baca Juga: Jika Alam Diciptakan Tuhan, Siapa yang Menciptakan Tuhan?

Ayat ini menegaskan bahwa Allah mengampuni segala dosa jika seseorang bertaubat dengan ikhlas, kecuali dosa syirik.

Allah SWT adalah Tuhan Yang Maha Pengampun, dan rahmat-Nya mencakup segala sesuatu.

Namun, dosa syirik merupakan pengecualian yang tidak diampuni jika seseorang tidak bertaubat sebelum ajal menjemput.

Dengan demikian, penting bagi setiap individu untuk selalu memurnikan iman dan memohon ampunan dari Allah atas segala dosa yang dilakukan.

Rahmat dan pengampunan Allah selalu terbuka bagi mereka yang bertaubat dengan tulus.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.