Akurat

Apa itu Thawaf Wada? Berikut Amalan-amalan yang Disunnahkan bagi Jemaah Haji saat Thawaf Wada

Fajar Rizky Ramadhan | 21 Juni 2024, 08:00 WIB
Apa itu Thawaf Wada? Berikut Amalan-amalan yang Disunnahkan bagi Jemaah Haji saat Thawaf Wada

AKURAT.CO Thawaf Wada, atau sering disebut Thawaf Perpisahan, merupakan thawaf terakhir yang dilakukan oleh para jemaah haji sebelum meninggalkan Mekkah.

Thawaf ini menjadi tanda perpisahan dari Baitullah dan mengakhiri rangkaian ibadah haji yang telah dilaksanakan.

Thawaf Wada diwajibkan bagi setiap jemaah haji, kecuali bagi wanita yang sedang mengalami haid atau nifas.

Makna Thawaf Wada

Thawaf Wada memiliki makna spiritual yang sangat dalam. Dengan melakukan thawaf ini, jemaah menunjukkan rasa hormat dan penghormatan terakhir kepada Ka'bah.

Thawaf Wada juga menjadi momen introspeksi diri, di mana jemaah mengucapkan selamat tinggal dengan harapan dan doa agar dapat kembali mengunjungi rumah Allah di masa mendatang.

Baca Juga: Doa Menyambut Jemaah Haji Tiba di Tanah Air

Prosedur Thawaf Wada

Prosedur pelaksanaan Thawaf Wada sama seperti thawaf lainnya, yaitu dengan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali dalam arah berlawanan dengan jarum jam.

Dimulai dari Hajar Aswad, jemaah harus memastikan niat untuk melaksanakan Thawaf Wada. Adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

Memulai Thawaf:

Dimulai dengan menghadap Hajar Aswad dan membaca "Bismillah, Allahu Akbar" atau sekadar memberi isyarat dengan tangan jika tidak memungkinkan untuk mencium atau menyentuhnya.

Mengelilingi Ka'bah:

Jemaah mengelilingi Ka'bah tujuh kali, dimulai dari Hajar Aswad dan berakhir di tempat yang sama. Setiap kali melewati Rukun Yamani, disunnahkan untuk menyentuhnya dan membaca doa.

Doa dan Dzikir:

Selama thawaf, jemaah dianjurkan untuk membaca doa, dzikir, dan tasbih. Tidak ada doa khusus yang harus dibaca, jemaah bisa memohon apapun yang diinginkan kepada Allah SWT.

Salat Dua Rakaat:

Setelah selesai thawaf, jemaah disunnahkan untuk melakukan salat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim, jika memungkinkan.

Minum Air Zamzam:

Minum air zamzam setelah thawaf merupakan sunnah yang sangat dianjurkan, disertai dengan doa yang diinginkan.

Amalan-amalan yang Disunnahkan saat Thawaf Wada

Menghadap Ka'bah dan Berdoa:

Sebelum meninggalkan Masjidil Haram, jemaah disunnahkan untuk menghadap Ka'bah dan berdoa dengan tulus meminta ampunan dan keberkahan.

Mengucapkan Salam dan Doa Perpisahan:

Ucapkan salam kepada Ka'bah dan doakan agar dapat kembali lagi ke rumah Allah di lain waktu.

Baca Juga: Netizen Nilai Raffi Ahmad Tidak Fokus Ibadah Haji karena Ngonten, Habib Jafar Bela Ayah Cipung

Bertobat dan Memohon Ampunan:

Memanfaatkan momen terakhir di Baitullah untuk bertobat dan memohon ampunan atas segala dosa yang telah dilakukan.

Tidak Berlama-lama di Mekkah Setelah Thawaf Wada:

Setelah melakukan Thawaf Wada, sebaiknya jemaah segera meninggalkan Mekkah untuk menghindari batalnya thawaf perpisahan tersebut.

Thawaf Wada adalah thawaf perpisahan yang memiliki makna mendalam bagi jemaah haji.

Ibadah ini bukan hanya sekadar ritual terakhir sebelum meninggalkan Mekkah, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur atas kesempatan beribadah di Baitullah.

Dengan memahami makna dan amalan-amalan yang disunnahkan saat Thawaf Wada, jemaah dapat melaksanakan ibadah ini dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan, berharap agar Allah SWT menerima seluruh rangkaian ibadah haji yang telah dilakukan.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.