Akurat

Puasa Tarwiyah Dilaksanakan pada Tanggal Berapa?

Fajar Rizky Ramadhan | 10 Juni 2024, 09:05 WIB
Puasa Tarwiyah Dilaksanakan pada Tanggal Berapa?

AKURAT.CO Puasa Tarwiyah adalah salah satu amalan sunnah yang dilakukan oleh umat Muslim pada bulan Dzulhijjah, tepatnya pada tanggal 8 Dzulhijjah.

Hari Tarwiyah merupakan hari sebelum pelaksanaan Wukuf di Arafah, yang merupakan puncak ibadah haji.

Keutamaan Puasa Tarwiyah

Puasa Tarwiyah termasuk dalam rangkaian ibadah sunnah yang dianjurkan pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah. Meskipun tidak sepopuler puasa Arafah yang dilakukan pada tanggal 9 Dzulhijjah, puasa Tarwiyah memiliki keutamaan tersendiri. Rasulullah SAW menganjurkan untuk memperbanyak amal shaleh pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah, termasuk puasa.

Dalil Mengenai Puasa Tarwiyah

Ada beberapa hadits yang menyebutkan keutamaan puasa pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Meskipun hadits yang secara spesifik menyebutkan puasa Tarwiyah kurang kuat, anjuran untuk berpuasa pada hari-hari tersebut tetap dianggap sebagai amalan baik.

Baca Juga: Niat Puasa Sunah Dzulhijjah, Dilengkapi Arab, Latin dan Artinya

Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA, Rasulullah SAW bersabda:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: "مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ" يَعْنِي أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ؟ قَالَ: "وَلَا الْجِهَادُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، إِلَّا رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَيْءٍ" (رواه البخاري)

Artinya: "Tidak ada hari-hari yang amal shaleh pada saat itu lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari ini (sepuluh hari pertama Dzulhijjah)." Para sahabat bertanya: "Tidak juga jihad di jalan Allah?" Beliau menjawab: "Tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang keluar dengan diri dan hartanya, lalu tidak kembali dengan apa pun dari itu." (HR. Bukhari)

Hikmah dan Manfaat Puasa Tarwiyah

Puasa Tarwiyah, selain sebagai ibadah sunnah yang mendekatkan diri kepada Allah SWT, juga merupakan persiapan spiritual bagi jamaah haji yang akan melaksanakan wukuf di Arafah. Bagi yang tidak menunaikan haji, puasa ini menjadi kesempatan untuk meraih pahala dan keberkahan pada hari yang mulia.

Dengan demikian, puasa Tarwiyah yang dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah merupakan salah satu cara bagi umat Muslim untuk meningkatkan ibadah dan mendapatkan ridha Allah SWT, terlebih lagi dalam rangka menyambut hari Arafah yang penuh dengan keutamaan.

Cara Melaksanakan Puasa Tarwiyah

Puasa Tarwiyah dilaksanakan seperti puasa sunnah pada umumnya. Berikut adalah tata cara melaksanakannya:

  1. Niat: Niatkan dalam hati bahwa puasa tersebut adalah untuk puasa sunnah Tarwiyah. Niat ini bisa dilakukan pada malam sebelumnya atau sebelum fajar.

    نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَّرْوِيَةِ لِلَّهِ تَعَالَى

    "Saya niat puasa sunnah Tarwiyah esok hari karena Allah Ta'ala."

  2. Menahan Diri dari Hal-Hal yang Membatalkan Puasa: Seperti makan, minum, dan hal-hal lainnya dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

  3. Berdoa dan Memperbanyak Ibadah: Di samping berpuasa, perbanyaklah doa, dzikir, membaca Al-Quran, dan amal shaleh lainnya.

Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Dzulhijjah

Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah memiliki keutamaan yang sangat besar dalam Islam. Allah SWT berfirman dalam Al-Quran:

وَالْفَجْرِ * وَلَيَالٍ عَشْرٍ

Artinya: "Demi fajar, dan malam yang sepuluh." (QS. Al-Fajr: 1-2)

Baca Juga: Siapa Orang yang Pertamakali Melakukan Puasa Sunah Bulan Dzulhijjah?

Menurut mayoritas mufassir, malam yang sepuluh ini merujuk pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah. Hari-hari ini dianggap sebagai waktu yang sangat baik untuk meningkatkan ibadah dan amal shaleh.

Puasa Tarwiyah yang dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah adalah salah satu bentuk ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan oleh umat Muslim.

Meski hadits yang secara khusus menyebutkan puasa Tarwiyah kurang kuat, keutamaan beramal shaleh pada sepuluh hari pertama Dzulhijjah sangat ditekankan oleh Rasulullah SAW.

Melaksanakan puasa pada hari Tarwiyah dapat menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mempersiapkan diri untuk menyambut hari Arafah, yang penuh dengan keutamaan dan rahmat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.