Akurat

Puasa Tarwiyah adalah? Berikut Asal-usul dan Keutamaannya

Fajar Rizky Ramadhan | 10 Juni 2024, 06:10 WIB
Puasa Tarwiyah adalah? Berikut Asal-usul dan Keutamaannya

AKURAT.CO Puasa Tarwiyah adalah salah satu amalan sunnah yang dilaksanakan oleh umat Islam, terutama pada bulan Dzulhijjah, tepatnya pada tanggal 8 Dzulhijjah.

Puasa ini memiliki makna spiritual yang mendalam dan dianggap sebagai persiapan batin bagi umat Islam yang hendak menjalankan ibadah haji.

Asal Usul dan Makna Puasa Tarwiyah

Secara etimologis, "Tarwiyah" berasal dari kata "rawwa" yang berarti berpikir atau merenungkan. Pada tanggal ini, para jamaah haji zaman dahulu mulai mempersiapkan diri dengan mengambil air untuk perjalanan ke Arafah, serta merenungkan dan mempersiapkan hati mereka untuk menghadapi hari-hari penting dalam pelaksanaan haji. Oleh karena itu, puasa Tarwiyah tidak hanya merupakan persiapan fisik tetapi juga persiapan spiritual.

Baca Juga: Siapa Orang yang Pertamakali Melakukan Puasa Sunah Bulan Dzulhijjah?

Keutamaan dan Manfaat Puasa Tarwiyah

Meskipun puasa Tarwiyah bukanlah puasa yang diwajibkan, namun banyak hadits yang menunjukkan keutamaannya. Salah satu hadits yang sering dijadikan rujukan adalah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas yang menyatakan bahwa puasa pada hari Tarwiyah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu. Namun, perlu diingat bahwa derajat keabsahan hadits ini masih diperdebatkan di kalangan ulama.

Selain itu, puasa ini juga berfungsi sebagai sarana untuk meningkatkan ketakwaan, mendekatkan diri kepada Allah, serta menambah pahala di bulan Dzulhijjah yang memang dikenal sebagai bulan yang penuh berkah.

Cara Melaksanakan Puasa Tarwiyah

Puasa Tarwiyah dilaksanakan dengan niat puasa sunnah pada tanggal 8 Dzulhijjah. Seperti halnya puasa sunnah lainnya, niat dilakukan sebelum fajar, dan selama berpuasa, seorang muslim harus menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari.

Puasa Tarwiyah dan Hari Arafah

Puasa Tarwiyah seringkali dikaitkan dengan puasa Arafah yang jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah. Kedua puasa ini memiliki keutamaan yang tinggi, terutama puasa Arafah yang disebutkan dalam hadits shahih dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Kombinasi dari kedua puasa ini diyakini dapat mendatangkan pahala yang besar dan merupakan bentuk pengabdian yang lebih sempurna kepada Allah SWT.

Baca Juga: Niat Puasa Sunah Dzulhijjah, Dilengkapi Arab, Latin dan Artinya

Puasa Tarwiyah adalah salah satu dari banyak amalan sunnah yang disarankan untuk dilakukan oleh umat Islam, terutama menjelang pelaksanaan ibadah haji. Meskipun tidak diwajibkan, puasa ini membawa banyak manfaat spiritual dan pahala yang besar.

Dengan melaksanakan puasa Tarwiyah, umat Islam diharapkan dapat mempersiapkan diri secara lebih baik, baik secara fisik maupun batin, dalam menghadapi hari-hari suci di bulan Dzulhijjah.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.