Akurat

Mengenal Kerajaan Kutai, Kerajaan Hindu Tertua di Indonesia

Fajar Rizky Ramadhan | 6 Juni 2024, 15:30 WIB
Mengenal Kerajaan Kutai, Kerajaan Hindu Tertua di Indonesia

AKURAT.CO Indonesia, sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, memiliki sejarah panjang yang mencakup berbagai periode dan pengaruh budaya.

Salah satu bab penting dalam sejarah ini adalah keberadaan kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha yang pernah berjaya di Nusantara.

Di antara kerajaan-kerajaan tersebut, Kerajaan Kutai di Kalimantan Timur dikenal sebagai kerajaan Hindu tertua di Indonesia.

Sejarah Berdirinya Kerajaan Kutai

Kerajaan Kutai diperkirakan berdiri pada abad ke-4 Masehi. Informasi mengenai kerajaan ini terutama diketahui dari Prasasti Yupa, serangkaian tugu batu yang ditemukan di daerah Muara Kaman, Kalimantan Timur. Prasasti ini ditulis dalam bahasa Sanskerta menggunakan aksara Pallawa, menunjukkan pengaruh budaya India yang kuat.

Baca Juga: Orang Tua yang Sudah Renta dan Tidak Mampu Berpuasa Diberikan Keringanan dengan Cara Apa?

Salah satu prasasti yang terkenal adalah Yupa yang menyebutkan nama Raja Mulawarman, seorang raja yang dikenal karena kebijaksanaan dan kemurahan hatinya. Mulawarman merupakan putra dari Aswawarman dan cucu dari Maharaja Kudungga. Kudungga, yang diyakini sebagai pendiri dinasti ini, awalnya bukan seorang Hindu, tetapi kemudian keluarganya memeluk agama Hindu, yang menunjukkan adanya proses asimilasi budaya dan agama.

Kebudayaan dan Pengaruh Hindu di Kutai

Kerajaan Kutai sangat dipengaruhi oleh kebudayaan Hindu dari India. Hal ini terlihat dari penggunaan bahasa Sanskerta dalam prasasti, penyebutan dewa-dewa Hindu, dan upacara-upacara yang dilakukan. Salah satu upacara penting yang dicatat dalam prasasti adalah upacara pemberian sedekah oleh Raja Mulawarman, di mana ia memberikan 20.000 ekor sapi kepada para brahmana. Ini menunjukkan bahwa sistem kasta dan peran para brahmana sangat dihormati dalam masyarakat Kutai.

Selain itu, Kerajaan Kutai juga dikenal memiliki sistem pemerintahan yang terstruktur dengan baik. Raja sebagai pemimpin tertinggi, dibantu oleh para menteri dan pejabat lainnya, menunjukkan adanya birokrasi yang berkembang. Peninggalan arkeologis seperti Yupa juga menunjukkan adanya keterampilan tinggi dalam seni pahat dan pemahatan batu, yang merupakan bagian penting dari kebudayaan Hindu.

Kemunduran Kerajaan Kutai

Kerajaan Kutai mengalami kemunduran pada abad ke-13 Masehi, seiring dengan datangnya pengaruh Islam di Nusantara. Namun, jejak kejayaan kerajaan ini tetap bisa dilihat dari peninggalan-peninggalan arkeologis dan pengaruh budaya yang masih tersisa.

Baca Juga: 5 Sumber yang Menyatakan bahwa Pedagang Indonesia Sudah Berhubungan dengan Pedagang Islam Sejak Abad ke 7

Kerajaan Kutai, sebagai kerajaan Hindu tertua di Indonesia, memberikan gambaran tentang bagaimana pengaruh luar, khususnya dari India, dapat mengubah dan memperkaya kebudayaan lokal. Meskipun kerajaan ini telah lama runtuh, warisan budayanya tetap menjadi bagian penting dari sejarah Indonesia.

Kerajaan Kutai, dengan segala peninggalannya, merupakan bukti nyata dari kemajuan peradaban di Nusantara pada masa lampau.

Sebagai kerajaan Hindu tertua di Indonesia, Kutai tidak hanya memainkan peran penting dalam penyebaran agama Hindu tetapi juga dalam perkembangan budaya dan sistem pemerintahan yang maju pada masanya.

Penemuan dan studi lebih lanjut mengenai Kerajaan Kutai terus memberikan wawasan berharga tentang sejarah awal Indonesia dan interaksi budaya yang membentuk identitas bangsa.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.