AKURAT.CO Ketika membahas kehidupan Nabi Muhammad SAW, seringkali fokus tertuju pada aspek spiritual dan keagamaan beliau. Namun, ada sisi kemanusiaan dan kewirausahaan yang juga patut diperhatikan, seperti kisah berjualan bersama istri pertamanya, Siti Khadijah.
Nabi Muhammad SAW tidak hanya dikenal sebagai seorang nabi dan rasul, tetapi juga seorang pedagang yang sukses. Sebelum menerima wahyu, beliau aktif terlibat dalam perdagangan, dan setelah itu, beliau tetap melanjutkan aktivitas tersebut.
Kisah berjualan bersama Siti Khadijah adalah salah satu contoh bagaimana Nabi Muhammad SAW menggabungkan aspek spiritual dan duniawi dalam kehidupannya.
Baca Juga: Kisah Kesedihan Bilal bin Rabah saat Nabi Muhammad SAW Wafat
Siti Khadijah, istri pertama Nabi Muhammad SAW, adalah seorang pedagang kaya dan sukses di Mekah. Ketika Nabi Muhammad SAW masih muda, beliau bekerja sebagai pedagang untuk Khadijah.
Di antara banyaknya karyawan yang bekerja untuk Khadijah, Nabi Muhammad SAW menonjol karena kejujurannya, kepercayaan, dan keberhasilannya dalam menjalankan tugas-tugas dagang.
Ketika Khadijah menyadari kualitas dan integritas Nabi Muhammad SAW, beliau mengusulkan pernikahan kepada beliau, yang kemudian diterima. Setelah menikah, keduanya tidak hanya membangun hubungan suami-istri yang kokoh, tetapi juga kemitraan bisnis yang sukses.
Nabi Muhammad SAW dan Siti Khadijah sering melakukan perjalanan dagang bersama-sama. Mereka menjelajahi berbagai daerah dan membawa barang dagangan mereka.
Selama perjalanan dagang ini, mereka tidak hanya berbagi tanggung jawab dalam menjalankan bisnis, tetapi juga saling mendukung dan menguatkan satu sama lain dalam segala hal.
Baca Juga: Hukum Ayah yang Tidak Memaafkan Anaknya dalam Islam: Pelajaran dari Hadits Nabi
Kisah ini menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi, saling mendukung, dan kemitraan dalam hubungan suami-istri. Nabi Muhammad SAW dan Siti Khadijah tidak hanya menjadi pasangan hidup yang harmonis, tetapi juga mitra bisnis yang sukses. Mereka saling melengkapi dan menginspirasi satu sama lain, sehingga mencapai kesuksesan dalam bidang duniawi dan spiritual.
Dari kisah ini, kita bisa belajar tentang pentingnya integritas, kejujuran, dan dukungan dalam hubungan personal dan bisnis. Meskipun Nabi Muhammad SAW adalah seorang nabi, beliau juga menunjukkan bahwa menjadi seorang pedagang yang sukses adalah cara yang baik untuk mencari nafkah dan berkontribusi pada masyarakat.