Niat dan Keutamaan Puasa Syawal, Jadi Tanda Diterimanya Puasa Ramadhan

AKURAT.CO Puasa Syawal adalah puasa yang sangat dianjurkan bagi umat Islam. Di dalamnya ada banyak manfaat yang bisa didapatkan seseorang.
Puasa Syawal pahalanya sama seperti melakukan puasa selama satu tahun. Berikut ini niat dan keutamaan puasa Syawal yang cocok untuk Anda pelajari.
Niat Puasa Syawal
Seperti pelaksanaan puasa sunnah lainnya, bagi seseorang yang ingin melaksanakan puasa Syawal juga perlu untuk berniat pada malam harinya. Berikut niat puasa Syawal:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an adâ'i sunnatis Syawwâli lillâhi ta'âlâ.
Artinya: Aku berniat puasa sunnah Syawal esok hari karena Allah ta'ala.
Adapun bagi seseorang yang tidak sempat berniat pada malam harinya, diperbolehkan baginya berniat pada siang hari. Dengan catatan, ia belum makan, minum dan melakukan hal-hal lain yang membatalkan puasa sejak subuh.
Berikut niat puasa Syawal siang hari:
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلّٰهِ تَعَالَى
Arab Latin: Nawaitu shauma hâdzal yaumi 'an adâ'i sunnatis Syawwâli lillâhi ta'âlâ.
Artinya: Aku berniat puasa sunah Syawal hari ini karena Allah ta'ala.
Baca Juga: Besarnya Pahala Puasa Syawal Menurut Syaikh Nawawi Al-Bantani
Keutamaan Puasa Syawal
Terdapat sejumlah keutamaan bagi yang mengerjakan puasa Syawal. Dilansir dari laman Muhammadiyah, berikut keutamaan puasa Syawal:
1. Penyempurna dari Ibadah Puasa di bulan Ramadhan
Salah satu keutamaan dari ibadah sunnah ini adalah sebagai penyempurna puasa Ramadhan. Sebagaimana shalat sunnah rawatib (qabliyah dan ba'diyah) yang bisa menjadi penyempurna bagi shalat fardhu.
Umar bin Abdul Aziz pernah berkata: "Barang siapa tidak mendapatkan atau tidak sanggup bersedekah, yaitu mengeluarkan zakat fitrah di akhir Ramadhan itu, maka pada bulan Syawal, berpuasalah" (Ibn Rajab).
2. Tanda Diterimanya Puasa Ramadhan
Keutamaan selanjutnya adalah puasa Syawal sebagai tanda diterimanya ibadah puasa Ramadhan. Allah berfirman dalam Al-Quran surah Maryam ayat 76 yang artinya:
"Allah akan menambahkan lagi kepada orang-orang yang telah mendapatkan petunjuk dengan petunjuk yang lain lagi." Hal ini diperkuat oleh perkataan Ulama Salaf: "Sesungguhnya di antara pahala amal kebajikan itu adalah melakukan kebajikan lagi setelah itu." (Ibn Taimiyah).
3. Sebagai Tanda Syukur
Puasa Syawal adalah wujud rasa syukur seorang hamba kepada Allah SWT atas anugerah yang diterimanya selama bulan Ramadhan, baik dalam bentuk ibadah yang dilakukan maupun ampunan yang dijanjikan kepada orang-orang yang berpuasa selama bulan tersebut.
Nabi SAW bersabda: "Wahai Aisyah, apakah aku tidak boleh menunjukkan sebagai hamba yang bersyukur kepada Allah atas anugerah yang begitu banyak dilimpahkan kepada saya." (HR. Muslim).
Baca Juga: 5 Manfaat Puasa Syawal, Sama Seperti Puasa Setahun
4. Tanda Istiqomah
Seseorang yang menjalankan puasa Syawal menunjukkan keinginan untuk konsisten dalam beribadah puasa, yang ternyata disukai oleh Allah SWT. Sebagaimana yang dikatakan oleh Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadits:
"Amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang rutin dilakukan meskipun sedikit". (HR. Bukhari dan Muslim).
5. Mendapatkan Pahala Satu Tahun
Mengerjakan puasa Syawal akan mendapat pahala seperti berpuasa selama satu tahun penuh. Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa menjalankan puasa Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan puasa sunnah enam hari pada bulan Syawal, maka ia seperti puasa selama setahun." (HR. Muslim).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










