Akurat

Tak Sama, Ini 5 Perbedaan Zakat Fitrah dengan Zakat Mal

Shalli Syartiqa | 6 April 2024, 17:37 WIB
Tak Sama, Ini 5 Perbedaan Zakat Fitrah dengan Zakat Mal

AKURAT.CO Dalam Islam, zakat merupakan kewajiban yang harus dipenuhi oleh umat Muslim yang mampu.

Dua jenis zakat yang paling umum adalah zakat fitrah dan zakat mal.

Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu untuk membantu orang yang membutuhkan dan membersihkan harta, terdapat perbedaan penting antara keduanya.

Dikutip dari berbagai sumber, Sabtu (6/4/2024), berikut lima perbedaan utama antara zakat fitrah dan zakat mal, serta pentingnya menjalankan kedua kewajiban ini dalam Islam.

1. Sumber kewajiban

Zakat fitrah adalah kewajiban yang dikenakan pada setiap individu Muslim yang telah mencapai batas tertentu dalam kekayaannya menjelang Idul Fitri.

Baca Juga: 5 Manfaat Membayar Zakat Fitrah, Salah Satunya Menjadi Benteng Harta yang Kita Miliki

Sedangkan, zakat mal merupakan kewajiban yang dikenakan pada harta atau kekayaan seseorang setelah memenuhi syarat-syarat tertentu seperti mencapai nisab (batas minimum kekayaan).

2. Waktu pembayaran

Zakat fitrah harus dibayarkan sebelum pelaksanaan salat Idul Fitri.

Sementara zakat mal dapat dibayarkan kapan saja setelah mencapai nisab dan haul (masa satu tahun penahanan harta).

3. Bentuk pembayaran

Zakat fitrah biasanya dibayarkan dalam bentuk makanan pokok seperti beras atau gandum.

Sedangkan zakat mal bisa dibayarkan dalam bentuk uang atau harta lainnya seperti emas, perak, atau hasil usaha.

4. Besaran perhitungan

Besaran zakat fitrah ditetapkan dalam satuan tertentu, misalnya seberat 2,5 kilogram beras per jiwa.

Sedangkan besaran zakat mal adalah 2,5% dari total nilai kekayaan yang dimiliki.

5. Tujuan

Zakat fitrah biasanya digunakan untuk membantu orang-orang yang membutuhkan menjelang Idul Fitri.

Sementara zakat mal dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan yang diperbolehkan dalam Islam seperti bantuan kepada fakir miskin, pembangunan masjid, pendidikan, dan lain sebagainya.

Sebagai umat Muslim, menjalankan keduanya adalah bagian dari ketaatan kepada ajaran agama dan juga merupakan bentuk kepedulian terhadap sesama.

Dengan memahami perbedaan antara keduanya, diharapkan umat muslim dapat melaksanakan kedua kewajiban zakat ini dengan penuh keikhlasan dan keberkahan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.