Akurat

Cara Sholat Taubat serta Niat dan Doanya

Lufaefi | 2 April 2024, 15:53 WIB
Cara Sholat Taubat serta Niat dan Doanya

AKURAT.CO Malam Lailatul Qadar merupakan malam yang tepat untuk melakukan shalat taubat. Karena banyak sekali keutamaan di malam tersebut.

Kita bisa mengamalkan shalat taubat untuk meminta ampunan kepada Allah, menyesali perbuatan salah, dan bertekad kuat untuk tidak mengulangi dosa yang sama. Anjuran mengerjakan shalat taubat ada di dalam hadits Rasulullah yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Rasulullah bersabda:

مَا مِنْ رَجُلٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا ثُمَّ يَقُومُ فَيَتَطَهَّرُ، ثُمَّ يُصَلِّي ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللَّهَ إِلَّا غَفَرَ لَهُ

Artinya: Tidaklah seseorang berbuat dosa lalu ia beranjak bersuci, melakukan shalat kemudian beristighfar meminta ampun kepada Allah kecuali Allah mengampuninya.

Cara shalat Taubat

Shalat sunnah Taubat dilakukan sebanyak dua rakaat, berikut caranya:

1. Membaca niat

أصلى سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى .

Ushallî sunnatat taubati rak'ataini lillaahi ta'aalaa.

Artinya: (saya berniat shalat sunnah taubat dua rakaat Lillahi Ta’aalaa).

Baca Juga: Cara Sholat Taubah, Amalan Penting di Malam Lailatul Qadar

2. Pada rakaat pertama membaca doa iftitah

3. Lanjut membaca Al-fatihah

4. Membaca surah pendek

5. Lanjut gerakan sholat sampai rakaat kedua

6. Diakhiri dengan tasyahud akhir dan salam

7. Setelah itu membaca doa sholat taubat

Doa sholat Taubat

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ تَوْبَةَ عَبْدِ ظَالِمٍ لَا يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا وَلَا مَوْتًا وَلَا حَيَاةً وَلَا نُشُورًا.

Astaghfirullaahal Azhiimal-ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaihi taubata 'abdin zhaalimin laa yamliku li nafsihi dharran wa laa naf'an wa laa mautan wa laa hayaatan wa laa nusyuuran.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan kecuali Dia yang Maha Hidup lagi Maha Tegak, aku bertaubat (kembali) kepada-Nya selaku taubatnya seorang hamba yang telah berbuat kezaliman, yang tiada lagi mempunyai untuk dirinya sendiri madharat atau pun manfaat, mati, hidup ataupun kebangkitan dari kematian nanti."

اللهُمَّ أَنْتَ رَبِّي، لا إلهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنا عَبْدُكَ وَأَنا عَلَى صِدْقِكِ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبَوْهُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْلِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ.

Allaahumma anta Rabbii, laa ilaaha illaa anta.Khalaqtanii wa anaa 'abduka wa anaa 'alaashidqika wa wa'dika mastatha'tu.A'uudzu bika min syarri maa shana'tu abuu'u laka bi ni'matika 'alayya wa abuu'u bi dzanbii faghfir lii fa innahu laa yaghfirudz-dzunuuba illaa anta.

Baca Juga: Niat dan Tata Cara Sholat Tasbih di Malam Lailatul Qadar

Artinya: "Ya Allah, Engkaulah Tuhanku, tiada Tuhan kecuali Engkau. Engkau telah menciptakan aku, dan aku adalah hamba-Mu. Dan aku akan senantiasa berada dalam ketentuan (kebenaran)-Mu dan janji-Mu semampu yang aku lakukan. Aku berlindung kepada-Mu dari segala keburukan yang telah aku perbuat. Aku datang (bernaung) kepada Mu dengan segala nikmat-Mu yang telah Engkau berikan kepadaku. Aku datang kepada-Mu dengan segala dosa-dosaku,maka ampunilah aku, karena sesungguhnya tiada yang dapat mengampuni dosa-dosa (hamba) kecuali Engkau."

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Azis Muslim
Lufaefi
Editor
Lufaefi