Akurat

Kapan Batas Mandi Junub Saat Ramadhan?

Hadits Abdillah | 20 Maret 2024, 17:22 WIB
Kapan Batas Mandi Junub Saat Ramadhan?

AKURAT.CO Puasa merupakan salah satu ibadah yang wajib dilaksanakan umat muslim selama bulan suci Ramadhan. Ibadah wajib ini diperintahkan langsung oleh Allah SWT melalui firman-Nya dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 183.

Dalam pelaksanaannya, berpuasa tidak hanya mengharuskan umat muslim menahan lapar dan haus saja, melainkan juga menahan segala hal yang berkaitan dengan hawa nafsu. Begitu juga dengan pasangan suami istri, mereka dilarang berhubungan intim (jima’) hingga waktu berbuka puasa tiba.

Namun, Allah SWT dalam surat Al-Baqarah ayat 187 mengizinkan pasangan suami istri berhubungan intim di malam hari. Lantas, kapan batas mandi junub saat Ramadhan?

Baca Juga: Manfaat Menjalankan Puasa Ramadhan bagi Kesehatan Tubuh

Umat muslim tidak memiliki kewajiban untuk bersuci dari hadas kecil maupun besar ketika akan menjalankan ibadah puasa. Sehingga belum atau sudahnya mandi junub tidak akan mempengaruhi keabsahan berpuasa. Hal ini dapat dilihat melalui sebuah riwayat Imam Bukhari berikut:

يَصِحُّ مِنْ الْجُنُبِ أَدَاءُ الصَّوْمِ بِأَنْ يُصْبِحَ صَائِمًا قَبْل أَنْ يَغْتَسِل فَإِنَّ عَائِشَةَ وَأُمَّ سَلَمَةَ قَالَتَا : نَشْهَدُ عَلَى رَسُول اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أِنْ كَانَ لِيُصْبِحُ جُنُبًا مِنْ غَيْرِ احْتِلاَمٍ ثُمَّ يَغْتَسِل ثُمَّ يَصُومُ

Artinya: “Berpuasa hukumnya sah bagi orang junub yang memasuki subuh sebelum melakukan mandi besar karena Sayyidah Aisyah dan Ummu Salamah Radhiyallahu ‘anhuma berkata :“ Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memasuki waktu subuh dalam keadaan junub karena jima’ dengan istrinya, kemudian ia mandi dan berpuasa (Hadits Riwayat Bukhari 4/153).

Selain itu, Imam Bukhari dan Muslim dalam riwayat Ummu Salamah ra juga mengatakan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak membatalkan puasanya ataupun mengqadhanya di lain hari ketika beliau terbangun di pagi hari dalam keadaan junub. Hadits tersebut berbunyi:

“Rasulullah saw pernah bangun pagi dalam keadaan junub karena jima’ bukan karena mimpi, kemudian beliau tidak buka puasa, (membatalkan puasanya) dan tidak pula mengqadhanya.” (HR. Bukhari dan Muslim dari Ummu Salamah).

Baca Juga: Mandi Junub Siang Hari saat Puasa, Apakah Puasanya Sah?

Dapat disimpulkan bahwa umat muslim tidak memiliki batasan waktu dalam melaksanakan mandi junub saat sedang berpuasa. Namun, mandi junub tentu saja harus dilakukan sebelum melaksanakan shalat subuh. Sebab sebagaimana yang diketahui, ibadah shalat baik yang fardhu maupun yang sunnah mengharuskan seseorang dalam keadaan yang suci.

Sehingga hendaknya mandi junub sebisa mungkin dilaksanakan sebelum masuknya waktu fajar atau sebelum melaksanakan shalat subuh. Adapun niat yang dapat dibaca ketika mandi junub adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَكْبَرِ مِنَ اْلِجنَابَةِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbari minal jinaabati fardhan lillahi ta’ala

Artinya: “Saya niat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar dari janabah, fardhu karena Allah ta’ala.”

Demikian penjelasan mengenai batas waktu mandi junub saat Ramadhan. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

H
Lufaefi
Editor
Lufaefi