3 Tipe Hati Manusia dalam Menyambut Bulan Suci Ramadhan

AKURAT.CO Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh rahmat dan ampunan. Pada bulan Ramadhan umat Islam dapat meraih pahala sebanyak-banyaknya, sebab bulan Ramadhan juga adalah bulan dilipatgandakannya pahala.
Namun demikian, ada tiga tipe hati manusia dalam menyambut bulan suci Ramadhan:
1. Hati yang bersedih
Hati orang-orang yang hanya cinta terhadap dunia akan merasa sedih dikala datangnya bulan Ramadhan. Itu karena, mereka merasa ada hal-hal duniawi yang tidak bisa mereka lakukan seperti biasanya, yakni tidak bisa makan dan minum di siang hari.
Bagi orang-orang yang hatinya bersedih saat datangnya bulan Ramadhan, menjalankan puasa sebulan penuh akan sanga berat. Mereka merasa bahwa puasa membuat badan menjadi lemas dan letih, sehingga tidak akan mampu melakukan banyak aktivitas di bulan Ramadhan. Bahkan mereka merasa khawatir pekerjaan dan bisnisnya akan terganggu selama bulan Ramadhan.
Baca Juga: 10 Tips Persiapan bagi Anak yang Baru Baligh untuk Puasa Ramadhan
Dengan demikian, orang-orang yang hatinya bersedih dalam menyambut bulan Ramadhan adalah termasuk golongan orang-orang yang akan merugi, sebab mereka tidak bisa melihat keagungan dan kemuliaan bulan Ramadhan.
2. Hati yang biasa-biasa saja
Hati yang biasa-biasa saja dalam menyambut bulan Ramadhan adalah hati yang tidak sedih, juga tidak senang. Orang-orang yang memiliki hati demikian, beranggapan bahwa bulan Ramadhan akan datang dan pergi begitu saja, sama seperti sebelas bulan lainnya.
Orang yang seperti itu, termasuk juga ke dalam golongan yang merugi, sebab mereka tidak menyadari dan tidak bisa merasakan keistimewaan yang ada pada bulan Ramadhan.
3. Hati yang bersuka cita
Hati yang dipenuhi dengan keimanan akan merasa bahagia dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan yang sering disebut juga dengan bulan puasa, memang merupakan panggilan untuk orang-orang yang beriman, sebagaimana Firman Allah SWT
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُوْنَۙ
"Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (Al-Baqarah [2]:183).
Baca Juga: Siapakah Organisasi Muhammadiyah? Ormas Islam yang Sering Beda dalam Penentuan Awal Puasa Ramadhan
Berdasarkan ayat tersebut, maka sudah seharusnya orang-orang yang beriman akan menyambut Ramadhan dengan hati yang sangat bahagia. Mereka akan mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya untuk menyambut datangnya bulan Ramadhan.
Mereka akan membersihkan pakaian untuk ibadah seperti sarung, mukena, sajadah, dan lain-lain. Mereka juga akan membuat target-target ibadah yang ingin dicapainya selama Ramadhan, seperti mengkhatamkan Al-Qur'an, salat malam, memperbanyak zikir, memperbanyak sedekah, dan lain sebagainya.
Orang-orang yang hatinya bersuka cita dalam menyambut datangnya bulan Ramadhan adalah tergolong orang-orang yang beruntung. Mereka sangat memahami dan menyadari keagungan serta kemuliaan bulan Ramadhan, sehingga mereka akan berlomba-lomba untuk meraih pahala sebanyak-banyak di bulan Ramadhan dan berlomba-lomba untuk mendapatkan ampunan dari Allah SWT atas segala dosanya.
Dalam Hadits Nabi SAW dikatakan
مَنْ فَرِحَ بِدُخُولِ رَمَضَانَ حَرَّمَ اللهُ جَسَدَهُ عَلىَ النِّيْرَانِ
Artinya: “Siapa bergembira dengan masuknya bulan Ramadhan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka.”
Dari Hadits tersebut dapat diketahui bahwa balasan untuk orang yang menyambut bulan Ramadhan dengan hati yang senang adalah diharamkan masuk neraka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









